Nahkodai Taekwondo Jambi, Samsul Riduan Ingin Bangun Rumah Bersama yang Berprestasi



Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35:56 WIB



Foto : Ketua Umum Taekwondo Pengrov Jambi Samsul Riduan/JMB.
Foto : Ketua Umum Taekwondo Pengrov Jambi Samsul Riduan/JMB.

JAMBERITA.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, dipercaya menahkodai Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Jambi periode 2026–2030. Di balik amanah tersebut, politisi PDI Perjuangan ini membawa gagasan membangun Taekwondo Jambi sebagai rumah bersama yang kokoh, nyaman, dan mampu melahirkan prestasi.

Bagi Samsul Riduan, memimpin organisasi olahraga bukan sekadar menjalankan roda kepengurusan. Lebih dari itu, kepemimpinan menjadi ruang untuk menyatukan berbagai elemen, merawat kebersamaan, serta memastikan setiap orang yang berada di dalamnya memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Ia mengibaratkan Pengprov Taekwondo Jambi sebagai sebuah rumah yang harus dibangun bersama. "Rumah itu tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga indah, penuh kehangatan, dan nyaman bagi seluruh penghuninya," ujarnya singkat, Sabtu (17/10).

Filosofi tersebut menjadi pesan penting bahwa kemajuan Taekwondo Jambi tidak bisa bertumpu pada satu orang atau kelompok saja. Atlet, pelatih, wasit, pengurus, hingga dojang sebagai tempat pembinaan harus menjadi bagian dari satu kesatuan yang saling mendukung.

Dalam rumah bersama itu, setiap unsur memiliki peran masing-masing. Atlet membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan, pelatih memerlukan dukungan untuk meningkatkan kualitas, sedangkan pengurus harus mampu menciptakan tata kelola organisasi yang terbuka, solid, dan berorientasi pada kemajuan.

Gagasan membangun rumah bersama juga menempatkan prestasi sebagai tujuan yang harus diperjuangkan secara kolektif. Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, konsistensi latihan, pendampingan pelatih, serta dukungan organisasi.

Dengan masa kepengurusan 2026–2030, Taekwondo Jambi memiliki kesempatan untuk memperkuat fondasi pembinaan atlet, memperluas ruang bagi atlet muda, dan menyiapkan regenerasi agar prestasi tidak berhenti pada satu generasi.

Tantangannya adalah bagaimana filosofi kebersamaan tersebut diterjemahkan menjadi program nyata. Mulai dari pemerataan pembinaan di kabupaten dan kota, peningkatan kualitas pelatih, penyelenggaraan kompetisi berjenjang, hingga persiapan atlet menghadapi kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi sekaligus politisi PDI Perjuangan, Samsul Riduan kini mengemban tanggung jawab di dua ruang pengabdian yang berbeda. Namun, dalam kepemimpinan olahraga, ukuran keberhasilan pada akhirnya terletak pada kemampuan organisasi memberikan ruang tumbuh bagi atlet dan menghadirkan prestasi yang membanggakan daerah.

Rumah yang kokoh tidak dibangun hanya dengan dinding yang kuat, tetapi juga dengan fondasi kepercayaan dan hubungan yang terawat. Begitu pula organisasi olahraga. Perbedaan pandangan di antara pengurus dan pemangku kepentingan perlu dikelola sebagai bagian dari dinamika organisasi, bukan menjadi penghalang untuk bergerak maju.

Taekwondo Jambi membutuhkan suasana yang sehat, tempat atlet dapat berlatih dengan tenang, pelatih dapat bekerja secara profesional, dan setiap pengurus dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya.

Jika gagasan rumah bersama itu diwujudkan secara konsisten, kepengurusan Samsul Riduan periode 2026–2030 berpeluang menjadi momentum memperkuat fondasi organisasi sekaligus menyiapkan masa depan Taekwondo Jambi.

Pada akhirnya, rumah yang indah bukan hanya rumah yang terlihat baik dari luar, melainkan rumah yang membuat setiap penghuninya merasa memiliki. Begitu pula Taekwondo Jambi: organisasi yang kokoh karena kebersamaan, nyaman karena saling menghargai, dan berprestasi karena seluruh elemennya bergerak menuju tujuan yang sama.(afm)





Artikel Rekomendasi