Tak Terduga Kerasnya! Ini Pesan Mendalam Hadiah Bibit Pohon Megawati di Konferda PDI-P Jambi



Senin, 08 Desember 2025 - 12:16:46 WIB



Foto : Sekjen DPP PDIP dan Elit Politik Saat Menyerahkan Hadiah Bibit Pohon dan Buah-Buahan Ketum Megawati Soekarnoputri Kepada Pengurus DPC-DPD PDI-P Jambi/Minggu (30/11/2025) lalu.
Foto : Sekjen DPP PDIP dan Elit Politik Saat Menyerahkan Hadiah Bibit Pohon dan Buah-Buahan Ketum Megawati Soekarnoputri Kepada Pengurus DPC-DPD PDI-P Jambi/Minggu (30/11/2025) lalu.

JAMBERITA.COM - Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak PDI Perjuangan Provinsi Jambi 30 November 2025 lalu, bukan sekadar ajang konsolidasi internal. Peristiwa penting ini menjadi panggung bagi DPP PDI Perjuangan untuk menyampaikan pesan politik lingkungan yang sangat mendalam dan tak terduga kerasnya.

Lewat Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengirimkan sinyal bahaya dan ultimatum yang membuat seluruh kader Jambi terhenyak.

Acara tersebut diwarnai dengan momen simbolis yang penuh makna: pemberian bibit pohon dan buah-buahan dari Megawati kepada para senior dan Ketua DPC PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi. Aksi ini bukan tanpa alasan. Megawati, melalui Sekjen Hasto Kristiyanto, menyampaikan bahwa bencana alam terjadi karena kita 'telah melupakan merawat ibu pertiwi'!

"Beliau itu, (Megawati) kalau ada pohon yang rantingnya patah itu dirawat bukan main, disambung pakai botol plastik minuman mineral, bagaimana agar tetap tumbuh, seperti di infus," ungkap Hasto Kristiyanto, menggambarkan kecintaan Megawati yang ekstrem pada lingkungan. "Jadi dengan ranting pohon saja beliau begitu perhatian sedemikian rupa, apalagi dengan bangsa!" Nilai politiknya jelas: "Merawat Bumi, Meningkatkan Konektifitas untuk Kesejahteraan Rakyat!"

Inilah bagian yang paling mengejutkan dan menjadi sorotan utama. Megawati Soekarnoputri mengeluarkan peringatan keras yang menutup semua pintu toleransi bagi kader 'nakal'. Siapapun kader dan fungsional yang terbukti melakukan kegiatan yang merusak lingkungan, tidak akan diberikat tempat berlindung di bawah panji partai.

"Siapapun kader dan fungsional yang terbukti telah melakukan kegiatan kegiatan yang merusak lingkungan, JANGAN HARAP karena aku di PDI bisa berlindung dari partai," tegas salah satu petinggi DPD PDI Perjuangan Jambi.

"Menjadikan partai untuk melindungi bisnis nya, tidak. Bu Mega, sangat menentang itu,"
Pesan ini memastikan bahwa PDI Perjuangan akan menjadi partai terdepan yang menindak tegas anggotanya sendiri jika terbukti menjadi perusak alam, terutama di Provinsi Jambi yang memiliki kekayaan alam strategis.

Lebih lanjut, penyebutan konektografi maritim Jambi oleh Sekjen Hasto Kristiyanto dalam Konferda PDIP Jambi menunjukkan pandangan strategis DPP PDI Perjuangan terhadap posisi geografis Jambi yang melampaui citra sebagai provinsi berbasis daratan semata.

1. Arti Konektografi (Connectivity)

Konektografi merujuk pada pemahaman bahwa lokasi geografis suatu wilayah harus dilihat dari potensi keterhubungan (connectivity) dan aksesnya, baik melalui darat, udara, maupun, yang terpenting, laut.

2. Jambi di Jantung Sumatera

Pernyataan Sekjen Hasto: "Kesitimewaan Jambi berada di tengah-tengah Sumatera sehingga konektografi dan orientasinya maritim," menekankan dua aspek kunci, posisi Sentral di Sumatera, Jambi berperan sebagai titik hubung penting antara Sumatera bagian utara dan selatan.

Kemudian, Orientasi Maritim: Kota Jambi wilayah Provinsi Jambi, memiliki garis pantai yang menghadap ke timur (Selat Berhala dan Laut Cina Selatan/Laut Natuna Utara) dan dilalui oleh Sungai Batanghari yang sangat panjang dan vital.

3. Aspek Keterhubungan dan Kesejahteraan
Dalam kerangka kebijakan PDI Perjuangan, konektografi maritim Jambi memiliki makna ganda, Aspek : Logistik & Ekonomi.

Jambi memiliki potensi besar dalam jalur pelayaran, pelabuhan, dan perikanan. Memperkuat konektivitas maritim (misalnya, pengembangan pelabuhan) berarti membuka akses ekonomi yang lebih besar. Keamanan & Geopolitik Sebagai provinsi pesisir yang menghadap jalur pelayaran tersibuk dunia (dekat Selat Malaka), Jambi adalah bagian integral dari konsep Poros Maritim Dunia

Lingkungan (Peringatan Keras) Karena koneksi maritim ini, kerusakan lingkungan darat (misalnya, penebangan hutan atau penambangan) akan berdampak langsung pada ekosistem laut, perikanan, dan konektivitas. Inilah yang membuat peringatan Megawati soal perusak alam menjadi sangat relevan bagi Jambi.

Dengan demikian, konektografi maritim Jambi ditekankan untuk memastikan bahwa pembangunan di Jambi tidak hanya berfokus pada infrastruktur darat, tetapi juga memanfaatkan dan merawat potensi laut dan sungai sebagai sumber kesejahteraan rakyat.(afm)





Artikel Rekomendasi