JAMBERITA.COM - Wakil Ketua (Waka) DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara akhirnya tampil kehadapan publik terkait dengan permasalahan uang staf honor yang bernama Rahma Syifa. Secara rinci Ia pun memberikan klarifikasi tentang kejadian itu yang tak habis fikir permasalahan ini melebar kemana mana.
Kejadian bermula pada 8 Mei 2024 di Rumah Dinas Waka DPRD Provinsi Jambi, lalu mencuat postingan Syifa di Media Sosial (Medsos), Portal Online, dipanggil ke Bandan Kehormatan (BK), di laporkan ke Polisi, Komnas Perempuan hingga ke LPSK. Bahkan Pinto juga diminta memberikan klarifikasi ke DPD Partai Golkar.
Buntut persoalan itu mencuat dan berkepanjangan tentu menjadi konsumsi publik dan menjadi sorotan. Namun, Pinto mengatakan rasa kekhawatirkan dari kejadian ini adanya pihak tertentu yang memanfaatkan situasi."Semua nya itu bisa bisa saja ya, namanya juga kita di dunia politik, kemungkinan seperti itu biasa saja, karena yang mengincar jabatan ini juga banyak kan gitu," tuturnya.
Terkait Ia juga dilaporkan, kata Pinto bahwa semua warga negara berhak untuk melapor, bahkan mengaku siap memberikan keterangan jika diminta."Tetapi kan orang itu pasti jelih juga ya, kalau mediasi si dari awal kita sudah mau kekeluargaan.
Saya tidak mau melapor balik, saya tidak pernah mau membalas postingan di Medsos nya dia, tidak mau mendatangi ke rumah dia bahkan di Medsos saya pun saya buka nggak saya kunci. Jadi kita itu menunggu dia itu datang, mungkin kalau kita ketemu kekeluargaan ya tanpa dia digosok gosok oleh pihak pihak yang ingin memanfaatkan situasi, saya yakin clear, kan begitu," katanya.
Saat ini Ia melihat, sudah banyak orang orang baru yang selama ini tidak ada bersama Syifa kini berada disekeliling Syifa dan selalu ada kemana mana."Kalau di dunia politik itu biasa ya, kalau di Bully saya rasa semua orang politik akan mengalami seperti itu. Bahkan sampai sekarang yang komen macam macam itu nggak pernah saya balas satupun, karena disana saya melihat disitu ada drama nya, ada yang ingin berlanjut ada yang tidak, memang ini suatu yang menarik. Tapi kalau saya pribadi daripada habis untuk memikirkan hal yang sebenarnya sederhana ya buat apa, masih banyak tugas tugas yang memerlukan atensi kita," tuturnya.
Pinto juga mempersilahkan semua pihak memberikan kritik dan saran yang dia anggap itu sebuah vitamin dan ladang pahala."Saya kan juga melihat (Syifa) kan masih mudah kasian. Jangan dia dibujuk bujuk orang terlena, karena untuk kepentingan orang lain. Dia fikir kan untuk kepentingannya dia ,dia kemana mana mungkin dia belum tahu sebenarnya dia ada semacam pengaruh pengaruh lah, kasian juga. Usianya juga masih mudah ya 24 tahun, kalau nggak salah. Jadi bagusnya cepat selesai, saya selalu bilang di DPRD, kalau ada dia jangan pulang dulu, nanti saya kesana kan begitu," ujarnya.(afm)
Hari Pertama UTBK UNJA, Pimpinan Sebar Tim Pantau Seluruh Lab, Pastikan Kelancaran Sistem
Pantau Hari Pertama UTBK-SNBT 2026, Rektor UNJA Pastikan Sarana Siap dan Inklusif bagi Disabilitas
Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi
Komitmen Pertamina, Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Berjalan Maksimal


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



