JAMBERITA.COM- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi bersama perwakilan PLN wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi (S2JB) kompak bersama mengunjugi keluarga anak stunting di kawasan Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.
Dalam kunjungan ini, Perwakilan BKKBN Jambi dan perwakilan PLN wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi juga didampingi oleh Satgas stunting dan TPPS tingkat kecamatan.
Pada kesempatan yang baik ini, perwakilan PLN wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi yang juga sebagai Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) langsung menyalurkan bantuan untuk kelurga anak stunting ini.
Bantuan ini didapati melalui bidang CSR
perwakilan PLN wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi yang dimana dibilang itu mereka fokus dan
memberikan perhatian lebih kepada anak-anak penderita stunting.
"Di PLN itu ada namanya CSR. Di bidang CSR itu kita setiap tahunnya kita mengevaluasi apa kasus yang kita bantu, dan apa yang membutuhkan. Dan beberapa tahun terakhir ini kami melihat bahwa kasus stunting ini cukup tinggi di Kota Jambi," kata Ns.Mutiana Efendi.
Lebih lanjut, dalam mendapatkan data-data keluarga anak stunting pihaknya berkerjasama dengan BKKBN Jambi. Kata Mutiana stunting ini merupakan masalah yang sangat fatal yang menyerang anak-anak.
"Stunting ini masalah yang sangat fatal ya, mulai dari kecil hingga nanti akan berdampak sampai anak tersebut dewasa sehingga stunting ini mempengaruhi kecerdasan anak," sebutnya.
Maka dari itu terhitung dua tahun sejak dari tahun kemarin hingga tahun ini pihaknya memutuskan untuk memberikan CSR perusahaan kepada keluarga anak stunting dan ibu hamil yang terindikasi stunting.
"Jadi akhirnya CSR dari Srikandi PLN
Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi memutuskan dan mengangkat menjadi Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS)," terangnya.
Kata Mutiana pada tahun ini, pihaknya akan kembali memberikan bantuan kepada keluarga anak stunting, namun bantuan yang akan diberikan ini akan dibatasi. Sehingga ada sekitar 50 orang penerima.
"Jadi kita batasi, untuk 50 orang penerimanya yang terdiri dari 13 orang ibu hamil dan 37 orang Baduta yang terkena stunting ataupun yang beresiko terkena stunting," ucapnya.
Disisi lain, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno menyambut baik dan mengapresiasi niat baik dari perwakilan PLN wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi.
"Melalui Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) ini merupakan kepedulian dari baik itu individu maupun kelompok untuk menyalurkan bantuan kepada anak-anak yang terindikasi stunting. Dan kami ucapkan terimakasih kepada perwakilan PLN wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi yang turut membantu keluarga anak stunting," pungkasnya. (Tna)
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Generasi Muda yang Demokratis
Polisi Tangkap Pengasuh Pesantren di Tebo Terkait Dugaan Pencabulan Tujuh Santriwati
Pemkab Tanjab Barat Perkuat Komitmen, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Puluhan Anak di Jelutung Terindikasi Stunting, BKKBN Jambi Lakukan Ini
Dapat Perhatian dari Pemerintah, Dina Sebut Program BKKBN Bantu Proses Kembang Anaknya
BKKBN Provinsi Jambi Kunjungi Keluarga Anak Stunting di Jelutung
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

