DR Nasta Trilaksmi Besuk Korban Dugaan Pemerkosaan di RSUD Raden Mattaher Jambi



Jumat, 10 November 2023 - 23:37:37 WIB



JAMBERITA.COM- Tokoh Perempuan Jambi DR Nasta Trilaksmi membesuk korban dugaan pemerkosaan di RSUD Raden Mattaher Jambi.

DR Nasta Trilaksmi merupakan 

Ketua Ikatan istri Dokter Indonesia (IIDI) Provinsi Jambi, Wakil ketua bidang perempuan dan anak di PPP dan Ketua DPW Rumah Sandi Uno Jambi, Dosen UNBARI dan juga pengiat sosial.

Nasta atau sapaan akrabnya mba Nana ini juga merupakan Caleg DPRD Provinsi Jambi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dapil Batanghari - Muarojambi ini, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Dengan raut muka yang sedih, Nasta mengaku iba dengan kondisi korban dugaan pemerkosaan.

Sebelumnya sebagai informasi yang diberikan oleh pihak keluarga keluarga RA(23) menjadi korban dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh orang yang tak dikenal di rumah kediamannya yang berada di RT 01, Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut keterangan dari ibu sang korban, RA dilarikan ke rumah sakit pada Selasa malam ke rumah sakit Royal Jambi namun karena keterbatasan alat medis, akhirnya RA di rujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

Saat ini kondisi RA sendiri cukup memprihatinkan sebab dirinya belum bisa berbicara, dan sesekali dirinya teriak-teriak diduga karena trauma.

"Saya juga tak menyangka kalau kondisi korban seperti ini, saya kira sudah bisa di ajak komunikasi," katanya pasca menjenguk korban, Jum'at malam (10/11/23).

Mba Nana mengungkapkan bahwa dirinya secara pribadi akan mendukung dalam proses penyembuhan adik RA ini.

"Saya kan bukan orang yang di bidangnya, kita hanya memberi support sama memberikan informasi tentunya, apakah nanti korban akan didampingi psikologi," sebutnya.

Mba Nana ini juga merupakan seorang Dosen di Kampus UNBARI, menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan informasi ini dari salah satu rekan kenalannya.

Setelah melihat kondisi korban dugaan pemerkosaan ini, Nasta mengatakan dirinya akan melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Raden Mattaher Jambi.

"Sementara ini, karena korban belum bisa diajak berkomunikasi, mungkin saya akan berkoordinasi dengan para dokter-dokter yang menangani korban ini," tandasnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi