JAMBERITA.COM- Dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat ini udara di Jambi mencapai 120 atau masuk dalam kategori tidak sehat.
Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi terjadi sejak beberapa hari terakhir, dan berdampak pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Hal itu terlihat dari hasil pantauan stasiun alat Air Quality Monitoring System (AQMS) yang dimiliki oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) diangka 120, kategori sedang atau tidak sehat.
Dengan kondisi udara seperti saat ini, masyarakat diminta untuk waspada saat keluar rumah dan tetap menggunakan masker dan perbanyak minum air putih. Sehingga bisa menjaga kesehatan.
"Turunnya kualitas udara di Kota Jambi ini disebabkan karena kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Kemudian asap begerak ke Kota Jambi karena perputaran angin," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Sultan Thaha Jambi, Annisa Fauziah. Senin 4 September 2023. (Tna)
Selama Dua Pekan kedepan Polda Jambi Akan Lakukan Operasi Zebra, Ratusan Personil Diturunkan
Ihsan Yunus Salurkan Puluhan Bantuan Bedah Rumah, Warga: Rasanya Lebih Nyaman
Awas ada Akun FB Bodong Catut Nama Ketua DPRD, Edi: Hati-hati Itu Bukan Saya
Paten... SAH Terus Sosialisasi Keamanan Pangan Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
Hadiri Gerakan Cerdas Memilih RRI Jambi, Waka KI Jambi: Buka Informasi Pemilu Agar Pemilih Cerdas


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



