JAMBERITA.COM - Sebagai salah satu daerah penghasil pinang terbesar di Indonesia. Pemerintah Provinsi Jambi mengupayakan peningkatan hasil perkebunan pinang.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Agus Rizal mengatakan pihaknya menargetkan pengembangan lahan untuk perkebunan pinang.
"Target pengembangan masih bisa sekitar 10 ribu sampai 20 ribu hektare lagi," kata Agus.
Saat ini, wilayah penghasil pinang terbesar di provinsi Jambi yaitu kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Agus mengatakan, pihaknya mendapat kendala dalam proses pengembangan perkebunan pinang. Lantaran saat ini petani pinang masih menanam bukan secara monokultur.
"Evaluasinya, petani kita menanam bukan monokultur. Jadi pinang ditanam sela, hanya untuk pagar atau dalam satu lahan dicampur dengan yang lain seperti kelapa," jelasnya.
Ia mengatakan, hal ini dilakukan petani agar apabila harga pinang menurun mereka masih bisa memanfaatkan dan berkebun dari komoditas lain.
Diketahui saat ini harga pinang kering diangka Rp. 8 ribu sampai dengan Rp. 12 ribu. "Kalau pinang basah bisa dibawah lagi," ujarnya. (sap)
Ingatkan Badan Publik untuk Terbuka, Komisi Informasi Provinsi Jambi: Awas Ada Sanksi Pidananya
SAH Minta Rencana Aksi Stunting Nasional Lebih Operasional Diketahui Secara Luas
They Are Back Five Minutes, Dengan Bassist Drie Warnanta Cucu dari Mantan Gubernur Jambi Abdul Manap
Pansus III DPRD Provinsi Jambi Stuba ke Riau, Bahas RTRW hingga Pertumbuhan Ekonomi Hijau
Danrem 042/Gapu Pimpin Sidang Parade Caba PK TNI AD Reguler dan Khusus Keagamaan Pria
Disbun Targetkan 7.500 Hektare Lahan Sawit untuk Dilakukan Replanting


Gubernur Al Haris Lepas Tim DBL Jambi, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional



