JAMBERITA.COM - Pihak kepolisian hingga saat ini masih menyelidiki kejadian longsor di area penambangan Batubara PT Kuansing Inti Makmur (KIM) di Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo pada 9 Maret 2020 Lalu.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian yang menewaskan dua orang pekerja dan menyebabkan dua lainnya terluka (satu patah kaki).
"Ini masih kita investigasi. Apakah ini kecelakaan murni atau ada unsur kelalaian. Masih diselidiki," katanya, Rabu (13/4/2022).
Christian menyamakan, pihak kepolisian juga sudah menginterogasi pihak perusahaan. Kabar terakhir ada 10 orang yang telah diperiksa polisi."Kita sudah interogasi mereka. Saat ini masih diinvestigasi," ujarnya.
Sebelumnya, Pejabat Humas PT KIM Farid mengakui adanya pemeriksaan terhadap sejumlah orang dari Bagian Tambang perusahaannya. Namun dia tidak mengetahui jumlah pasti yang telah dimintai keterangan.
Diberitakan sebelumnya, dua dari empat pekerja tambang PT KIM tertimbun longsor tewas di lokasi kejadian. Salah satu korban yang tewas tertimbun bahkan baru bisa dievakuasi pada hari berikutnya karena penggalian terkendala hujan.(ir/afm)
DPW APPSI Jambi 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunan Kepengurusannya
Langka! Kursi Bendum Jadi 'Primadona' di Muswil III APPSI Jambi Sampai Spanduk Diganti Berkali-kali
Basket Pelajar DBL Jambi Menuju Training Camp Nasional, Dispora Harapkan Regenerasi Prestasi
Bupati Merangin Sampaikan LKPJ 2021 Pertumbuhan Ekonomi Merangin Naik Sebesar 5.09 Persen
Safari Ramadhan di Kerinci, Al Haris Dorong RSUD Mayjen HA Thalib Naik Tipe, Ini Alasannya
Sijago Merah Ngamuk di Pemukiman Warga Tungkal Harapan, Belasan Rumah Ludes Terbakar


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



