JAMBERITA.COM - Keragaman budaya Indonesia selalu ditampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI.
Jika tahun 2020 lalu, Presiden Jokowi tampil dengan baju adat Sabu dari NTT, kali ini giliran busana Adat Badui, Banten.
Presiden Mahasiswa IAIN Sorong Ismail Saleh mengucapkan terima kasih kepada Presiden karena sudah menggunakan pakaian adat badui dalam rapat kenegaraan.
“Dalam pakaian tersebut saya melihat nilai kesederhanaan, dan terkandung nilai keluhuran serta kekuatan. Sehingga saya optimis Indonesia bisa keluar dari pandemi covid-19,” ujarnya, Jum'at (20/8/2021).
Ismail juga mengatakan pemakaian pakaian adat badui pada pidato kenegaraan tersebut menjadi contoh dan ajakan bahwa bangsa ini harus tetap mengedepankan budaya dan karakter bangsa.
“Kita tentu sangat mengapresiasi. Presiden menjaga kelestarian budaya badui di kancah nasional. Ini salah satu bentuk Presiden dalam menjaga nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Ini bentuk penghargaan Presiden mempromosikan adat budaya badui kepada dunia,” katanya.
Lebih lanjut, Ismail menilai busana adat badui yang dikenakan Jokowi adalah sebagai apresiasi kepada Banten sebagai provinsi yang paling cepat mencapai target vaksinasi. Cakupan vaksinasi di Banten tersebut kini di atas 80 persen.
“Ada makna lain selain itu, pakaian adat Jokowi bermakna terapkan prokes dan hidup sehat, artinya masyarakat Indonesia hari ini sudah sadar akan vaksinasi,” jelasnya.(afm)
SAH Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Optimistis BGN Makin Perkuat Sinergi dengan Petani
Gairahkan Olahraga & UMKM, Bupati Fadhil Arief Resmi Tutup Liga Voli Batang Hari SuPer TANGGUH 2026
Banggar DPRD dan TAPD Jambi Sepakat Tunda Pelaksanaan Anggaran Rp57 Miliar di APBD Murni 2026
Anak dan Remaja dengan 9 Kondisi Ini Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19
53 Terduga Teroris Termasuk 3 Orang di Jambi Ditangkap, Mereka Hendak Beraksi di HUT RI
Kejati Jambi Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat dengan Integritas di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66



