JAMBERITA.COM - Hasil PCR belasan Siswa SMA Negeri Titian Teras (TT) Provinsi Jambi yang berada di Pijoan Kabupaten Muaro Jambi dinyatakan terkonfirmasi Positif Corona Virus Disease (Covid-19).
"Sebanyak 19 siswa yang rapid antigen reaktif, 14 siswa test PCR-nya positif agar diisolasi di Bapelkes," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Johansyah, Selasa (22/3/2021) malam.
Johansyah mengatakan langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan terhadap SMAN TT yaitu berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Jambi. Bagi siswa Kelas XI yang sudah dipulangkan agar dilakukan Rapit Antigen secara mandiri atau koordinasi test di Labkesda.
"Untuk kelas X dipulangkan, namun test rapid antigen terlebih dahulu,jika negatif baru boleh pulang,sampai di rumah tetap isolasi mandiri. Semua guru dan Tu agar di rapit test antigen dan sekolah agar diliburkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan," bebernya.
Terkait dengan update data Satgas Covid-19, Johansyah juga mengumumkan bahwa angka kasus bertambah 19 orang positif sehingga menjadi 5.947 orang yang sudah terkonfirmasi.
Angka tersebut merupakan angka kasus secara keseluruhan sejak mewabahnya Covid-19 di Provinsi Jambi, termasuk angka kesembuhan juga hari ini (22/3) mengalami penambahan sebanyak 29 orang, total 4.886 orang yang sudah dinyatakan sembuh.
Untuk angka kematian, masih berada diangka 89 dengan suspek 92 orang dan pasien yang masih dalam proses masih tercatat sebanyak 927 orang. Sementara mengenai spesimen sendiri, tidak ada atau nihil yang ditunggu hasilnya. (afm)
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi
Heboh! Terdakwa Dirtek dan Manajer ULP PDAM Tirta Mayang Diduga Jadi Tumbal?
Tilang Elektronik Diresmikan, Kapolda Jambi: Jika Melanggar, Surat Tilang Dikirim ke Rumah
Resmikan RTP Danau Sipin, Fasha: Akan Kita Bangunkan Dermaga
Usulan Jalan Mulai Dikerjakan, Ketua RT Ini Dorong IW Jadi Bupati Muaro Jambi
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

