JAMBERITA.COM- Sebanyak 18 kepala sekolah dan 7 pengawas tingkat SD dan MI di Tebo Jambi mendapatkan pelatihan diseminasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di gedung serba guna Desa Karang Dadi Rimbo Ilir Tebo.
Diseminasi mandiri tersebut merupakan kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo dengan Program PINTAR Tanoto Foundation.
“Kepala sekolah memegang fungsi penting dalam siklus pendidikan. Kepala sekolah adalah manajer di sekolah,” ujar Heru Purnomo, sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Kamis, (14/1/2021).
Kata dia, kepala sekolah harus mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip MBS untuk mencapai mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan pengawas agar memaksimalkan peran pengawasan dan bimbingan serta supervisi agar kepala sekolah secara mandiri komitmen terhadap penerapan manajemen sekolah.
“Tak hanya itu, kepala sekolah juga mesti cakap dalam urusan inovasi yang melibatkan teknologi di era pandemi saat ini, jadi harus tahu dan hafal dapurnya sekolah,” harapnya.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada hari pertama yang dipelajari adalah modul 1, di dalamnya terdapat praktik pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekolah dan budaya baca.
Kemudian hari kedua dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa sekolah untuk mempraktikkan ilmu yang didapatkan.
Sejumlah peserta mengakui pelatihan yang diselenggarakan sangat atraktif dan semua peserta diajak aktif.
“Tanoto Foundation membuat saya semakin pintar dan kegiatan-kegiatan tidak membosankan,” kata Tanuji, Kepala SDN 096/VIII Sumber Agung.
Buka Rakor Teknis Pembangunan Perkebunan, Fadhil Arief Ajak Kelola Kebun Secara Profesional
Hadapi Musim Kemarau, SAH Ingatkan Petani Jaga Ketersediaan Air Tanaman
Lomba Mancing Forkopimda dan OPD di Pelabuhan RoRo Meriahkan HUT ke-81 RI dan ke-61 Tanjab Barat
Akademisi UIN Jambi Dukung Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo
Jadi Orang Pertama Di Vaksin, Kapolda Jambi : Protokol Kesehatan Jangan Ditinggalkan
Gubernur Al Haris Dorong Turnamen Padel Berkelanjutan, Jadi Ruang Prestasi dan Kebersamaan Masyaraka


