JAMBERITA.COM- Kasus Covid-19 setiap hari terus meningkat. Di Jambi saja saat ini sudah terdapat 2.707 kasus. Hampir setiap hari ada saja kasus baru. Tidak satu atau dua tapi mencapai puluhan. Bahkan kasus meninggal dunia juga bertambah. Sementara secara nasional kasus di Indonesia sudah mencapai 629.429.
Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menekankan bahwa penularan Corona di masyarakat masih tinggi.
Meski banyak yang tertular Corona tidak menunjukkan gejala, beberapa pasien Corona ada yang mengalami kondisi fatal akibat COVID-19 hingga meninggal dunia. Wiku menjelaskan ada beberapa orang yang berisiko fatal saat tertular COVID-19.
Salah satunya yang memiliki penyakit penyerta seperti penyakit jantung. Mereka memiliki risiko kematian akibat Covid-19 berkali-kali lipat dibandingkan yang tidak mengidap jantung.
"Penyakit jantung memiliki risiko kematian 9 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak memiliki penyakit jantung," bebernya saat melakukan konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Selasa (15/11/2020).
Selain penyakit penyerta yang membuat seseorang berisiko tinggi meninggal akibat COVID-19, usia juga menjadi salah satu faktor kondisi fatal pada pasien Corona. Usia yang paling rentan meninggal karena COVID-19 ditegaskan Wiku berada di rentang usia lanjut yaitu 60 tahun ke atas.
Namun, usia produktif juga memiliki risiko meninggal akibat COVID-19 cukup tinggi. Berikut detailnya.
Berdasarkan usia:
Berdasarkan penyakit komorbid:
Pemerintah Lanjutkan Program Magang dan Vokasi pada Semester II Tahun 2026
Kemnaker–Pertamina Jalin Kolaborasi Pengembangan SDM dan Pelatihan Vokasi K3
Kemendagri Ingatkan Pemda Percepat Realisasi APBD di Sisa Tahun Anggaran 2020
Kepala Bappenas: Kolaborasi Multisektor Penting untuk Perbaiki Gizi dan Penurunan Stunting
Antisipasi Lonjakan COVID-19, Pemerintah Larang Kerumunan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

