JAMBERITA.COM, JAMBI- Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha kembali menunjukkan kehandalannya dalam melakukan lobi-lobi efektif kepada negara dan lembaga asing untuk memberikan bantuan bagi penanganan Covid-19 di Kota Jambi. Setelah sebelumnya pada medio Mei lalu Pemerintah Singapura melalui Temasek Faundation telah memberikan bantuan handsanitizer dan reagent tes PCR SWAB untuk Kota Jambi, kali ini negara jiran tersebut kembali memberikan bantuan berupa 25 unit alat bantu pernapasan (ventilator) non-invasif bagi penanganan pasien Covid-19 di Kota Jambi.
Bertempat di Aula Griya Mayang, Kamis siang (15/7/2020), bantuan tersebut diserahterimakan secara virtual antara Pemerintah Kota Jambi dengan Temasek Foundation Singapura, dalam acara Virtual Hand Over Ceremony.
Hadir dalam acara serah terima secara virtual itu Mr. Richard Groose, Singapore Consul-General di Medan, pihak Temasek foundation antara lain, Mr. Benedict Cheong, Chief Executive, Temasek Foundation International, Ms. Joanne Ng, Senior Director, Temasek Foundation, Ms. Caroline Tan, Director (Communications), Temasek Foundation, Mr. Shiran Ali, Associate Director (Programmes), Temasek Foundation, Mr. Joshua Wong, Associate Director (Communications and Partnerships), Temasek Foundation.
Turut mendampingi Wali Kota Jambi dalam acara serah terima bantuan tersebut, dr. M. EL Yandiko, Sp. An, M.M, Direktur RS Bhayangkara Jambi, perwakilan RS DKT Bratanata, dr. Rudi Maruli, Direktur RSUD. H. Abdul Manap Kota Jambi, dr. Waskito, Direktur RSUD H. Abdurrahman Sayoeti dan Kabag Kerjasama Setda Kota Jambi, Mariani Yanti, Ph.D.
Berkat kemitraaan strategis yang telah dirintis dan dibangun oleh Wali Kota Fasha dengan Pemerintah Singapura selama ini, Kota Jambi kembali menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia yang mendapat bantuan tersebut dari Pemerintah Singapura.
Dalam sambutannya, Chief Executive Temasek Foundation, Bennedict Cheong, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Singapura kepada Kota Jambi tersebut merupakan wujud kemitraan strategis Singapura Indonesia dan Kota Jambi yang telah terjalin selama ini.
"Terima kasih atas acara simbolis ini. Covid-19 menjadi permasalahan di seluruh dunia. Seluruh dunia harus bekerjasama, dengan kemampuannya membantu satu dengan lainnya. Kita tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendiri. Kota Jambi dapat mengontrol situasi (Kasus Covid-19-red.) begitu juga di Singapura, itu kondisi yang sangat baik. Apa yang bisa kami lakukan disini, juga akan kami berikan kepada Kota Jambi. Itulah mengapa Temasek Foundation bekerja sama dengan Kota Jambi dalam kerjasama ini. Terima kasih banyak untuk Bapak Wali Kota atas kepemimpinannya, karena kepemimpinannya mampu menggerakkan semuanya. Oleh karenanya kepemimpinan beliau sangat penting," ujar Chief Executive Temasek Foundation tersebut.
Lebih lanjut, menurut Bennedict, Temasek akan terus menjalin kemitraan dan kerjasama strategis bersama Kota Jambi dimasa yang akan datang, tidak hanya dalam penanganan Covid-19.
"Temasek Foundation akan terus mengampil peran dan berkontribusi dalam jalinan kerjasama ini. Kita berharap kerjasama ini akan terus berlanjut bersama Kota Jambi dalam ruang lingkup yang lebih luas lagi. Seperti, bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan banyak lainnya. Kita akan berpartner bersama Bapak Wali Kota. Terima kasih atas semua dukungan Bapak Wali Kota selama ini. Kedepan kita akan meningkatkan level kerjasama dan melanjutkan kerjasama dengan Bapak Wali Kota Jambi. Secara resmi kerjasama ini akan terus berlanjut," pungkasnya.
Serah terima bantuan tersebut, secara simbolis ditandai dengan penyerahan kotak bantuan ventilator dari Bennedict Cheong di Singapura secara langsung melalui tampilan virtual kepada Wali Kota Jambi Syarif Fasha di Kota Jambi.
Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada Pemerintah Singapura yang telah membantu Kota Jambi secara terus menerus baik dalam hal penanganan Covid-19, maupun kemitraan strategis lainnya selama ini.
"Bukan pertama kalinya Temasek Foundation membantu kami untuk peralatan Covid-19. 18 Mei lalu kami telah memperoleh bantuan 2.500 liter hand sanitizer dan 50 unit Fortitude Kit 2.0 (equivalent 10,000 test) dan 6 units of MGIEasy Magnetic Beads Virus DNA/RNA Extraction Kit (equivalent 10,368 test). Hari ini Temasek Foundation kembali membantu kita 25 unit BIPAP’s (15 unit LUMIS dan 10 Units ASTRAL), alat bantu pernafasan non invasif. Kami akan menyerahkan 9 unit alat ini kepada RS DKT Bratanata dan RS Bhayangkara Jambi, untuk penanganan Covid-19," jelas Fasha.
Lebih lanjut, Wali Kota Jambi dua periode ini juga mengungkapkan bahwa bantuan penanganan Covid tersebut akan sangat bermanfaat dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Jambi.
"Bantuan ini sangat kita perlukan untuk penanganan Covid-19, karena kita sangat minim peralatan, terutama alat untuk membantu pernafasan. Peralatan senilai total 2,5 milyar ini akan kita optimalkan untuk menangani pasien Covid-19 di Kota Jambi, jika terjadi hal yang tidak kita inginkan. Namun trend kasus di Kota Jambi sudah sangat membaik, dari 33 kasus terkonfirmasi positif, 30 sudah dinyatakan sembuh. Selain itu kami telah melaksanakan relaksasi kegiatan ekonomi dan sosial kemasyarakatan dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat," ujar Wali Kota Fasha.
Sebagaimana di ketahui bahwa, sebelumnya Pemerintah Singapura melalui Temasek Foundation telah memberikan bantuan berupa RNA Exraction Kits (alat tes Covid-19) yang mampu melayani sebanyak 10.368 kali tes, dan 50 unit Mirxes Fortitude Kit dan 2.500 liter konsentrat hand sanitizer bagi warga Kota Jambi.
Untuk hand sanitizer, bantuan tersebut telah diserahkan kepada seluruh kepala keluarga di Kota Jambi tepat sehari sebelum perayaan hari raya Idul Fitri. Khusus untuk RNA Exraction Kits, bantuan untuk Kota Jambi tersebut telah dihibahkan oleh Wali Kota Fasha untuk dikelola dan dikerjasamakan bersama oleh Pemprov Jambi, BPOM Jambi dan Universitas Jambi, untuk melayani tes SWAB penanganan Covid-19 bagi masyarakat Provinsi Jambi.
Beranjak menuju usia yang makin dewasa, Kota Jambi Terkini telah menunjukkan kiprahnya sebagai sebuah kota yang dahulu mungkin hanya sebagai kota kecil yang tidak diperhitungan, bukan hanya di level nasional, melainkan juga di level internasional.
Dibawah duet kepemimpinan Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha bersama wakilnya dr. H. Maulana, Kota Jambi seolah telah menemukan ritme pembangunan yang berkemajuan dan puncak capaian kesuksesan pembangunan. Puncak masa gemilang Kota Jambi masa kini tidak hanya dilihat dari berbagai capaian keberhasilan pembangunan, lahirnya berbagai inovasi dan rentetan apresiasi, namun juga dilihat dari tingkat kemajuan sosial ekonomi dan diikuti pula dengan indeks kebahagiaan masyarakat yang terus bertumbuh, mewarnai masa keemasan perjalanan sejarah Kota Jambi tercinta masa kini.
Berkat lobi efektif level internasional dan kebijakan outward looking policy yang dijalankan Wali Kota Fasha selama ini, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi itu sukses menggaet bantuan internasional untuk Kota Jambi. Tercatat, 2 negara yang berkomitmen membantu Kota Jambi dalam upaya melawan wabah Covid-19, yaitu pemerintah Singapura dan China.(*/sm)
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Rakor Asdeksi se-Provinsi, Sudirman: Setwan Harus Pahami Regulasi Antara Eksekutif dan Legislatif
Sudirman: Pemprov Jambi Dukung Konservasi Habitat Gajah Sumatera
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
