SAH Perjuangkan Makanan Tambahan Untuk Anak Sekolah Dan Masyarakat Miskin



Kamis, 16 Juli 2020 - 06:36:29 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) menilai program makanan tambahan yang dilakukan Kementerian Kesehatan perlu diperluas, dengan tidak hanya menyasar bayi dan ibu hamil, tetapi mampu menyentuh warga miskin dan kelompok rentan dalam hal ini penderita gizi buruk baik di masyarakat maupun dikalangan pelajar.

"Selama ini program makanan tambahan hanya menyasar bayi dan ibu hamil, maka ke depan kita ingin program ini bisa menyasar kelompok masyarakat miskin lain ataupun penderita gizi buruk," ungkapnya ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Eselon I Kementerian Kesehatan (13/7) kemarin. 

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini, program pemberian makanan  tambahan bisa diperluas kepada siswa untuk mendukung menciptakan insan Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, dan inovatif.

Sehingga menurut SAH yang sukses dengan program beasiswa ini, program mencukupi asupan gizi dalam proses pertumbuhan anak sekolah. Rencananya, program itu akan dilaksanakan dengan target sekolah untuk siswa sekitar anak jenjang sekolah dasar (SD/MI).

"Kami berharap pelajar di Indonesia bisa lebih optimal dalam belajar dengan asupan gizi dan nutrisi yang cukup di sekolah, termasuk menyehatkan masyarakat yang lagi susah ekonomi karena Pandemi, kita bantu mereka dengan makanan tambahan,"  ungkapnya.(*/sm)

 

Sehingga program ini diharapkan dapat menciptakan insan Indonesia sehat, cerdas, kreatif, dan inovatif, dengan fokus bagi murid dari masyarakat miskin yang dibantu makanan tambahan.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi