SAH : Keterampilan Menjadi Kunci Pengentasan Pengangguran



Selasa, 25 Februari 2020 - 07:51:38 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi ketenagakerjaan Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan meski data Badan Pusat Statistik (BPS) pengangguran di Indonesia terus menurun, tetap dibutuhkan program yang efektif dalam menekan angka pengangguran di Indonesia.

"Data Agustus 2019, tingkat pengangguran terbuka tercatat 5,34 persen atau 7 juta orang, angka itu turun bila dibandingkan Agustus 2018 yang mencapai 7,04 juta pengangguran, artinya kita masih perlu program untuk menekan angka pengangguran secara signifikan," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu di Jakarta (24/2) kemarin. 

Apalagi menurut Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi itu jika dilihat lebih rinci, pengangguran di kalangan tenaga terdidik makin hari malah tambah makin banyak, dimana hal ini membuat kita sedikit terenyuh, ada semacam anomali, berlainan dengan seharusnya, sesalnya.

"Pada 2013, dari tiap 100 pengangguran, 25 orang di antaranya adalah lulusan Sekolah Dasar (SD) dan hanya 10 yang sarjana. Namun lima tahun kemudian, komposisinya berubah. Dari setiap 100 pengangguran, 20 orang di antaranya merupakan sarjana dan hanya 20 yang lulusan SD, inikan anomali dalam dunia ketenagakerjaan kita," jelasnya. 

Untuk menjembatani persoalan itu, SAH mengatakan Komisi IX DPR meminta pemerintah membuka program vokasional atau pelatihan ketrampilan di seluruh pelosok negeri.

Program pelatihan tersebut dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan para pencari kerja, yakni para sarjana dan lulusan sekolah menengah yang belum bekerja, maupun korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Mengenai kartu pra kerja, kartu disiapkan untuk anak-anak muda yang lulus dari SMA atau SMK maupun yang lulus dari politeknik atau perguruan tinggi untuk bisa masuk ke industri, untuk dapat pekerjaan, karena ketrampilan menjadi kunci untuk mengatasi pengangguran," jelasnya. 

Dengan program ini, para penganggur bisa meningkatkan keterampilan atau bahkan mengubah keahlian dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pasar.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi