JAMBERITA.COM- Satgas Binmas Noken Polri melaksanakan Bakti Sosial dan Taruma Healing Bersama Masyarakat dan Tokoh Adat di Gereja Kapela Elalim, Kampung Wouma, Kabupaten Jayawijaya,Papua, Jumat(22/11).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh, Waka Polres Jayawijaya AKP Leonardo Yoga S.I.K, Prof. Adriana Elisabet, Penulis Buku Ibu Kristin Sama, Ibu Maria Ekowati, Danramil, Mayor Inf, Yusuf Riding, Ketua Gereja Katholik Paul Matuan, Paroki Kristus Wamena Kornelis Basakopon, Tokoh Masyarakat Wouma Isyak Wuka dan di hadiri 200 masyarakat Kampung Wouma.
Dalam kegiatan tersebut Polisi memberikan berbagai kegiatan untuk mengembalikan psikologis kepada anak-anak, remaja serta para orang tua pasca kerusuhan tanggal 23 September 2019 lalu.
Pada kesempatan tersebut Wakapolres Jayawijaya AKP Leonardo Yoga, S.I.K mengajak masyarakat yang telah dilanda trauma pasca kerusuhan agar dapat melupakan kejadian tersebut dan mari bersama-sama membangun dan merangkul kerabat-kerabat semua untuk memberikan pengaruh yang positif di dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami mengajak masyarakat dan penerus bangsa untuk tidak mudah termakan info Hoax yang mana berita-berita tidak pasti dan tidak bermakna yang bertujuan memecah belah tali persaudaraan kita semua yang selama ini berjalan dengan baik," tutur Wakapolres.
Sementara itu bapak Paul Matuan mewakili Pihak Gereja Katolik Paroki Kristus Jaya Kapela Yesus Elalim mengucapakan sangat banyak berterikasih kepada pihak keamanan terlebih dari Binmas Noken Polda Papua dan Tim Trauma Healing yang membantu kami untuk melewati tahap-tahap pemulihan pasca kerusuhan.
"Kami dari pihak Gereja Kapela Paroki Kristus Jaya berterima kasih untuk kegiatan Binmas Noken ini sungguh sangatlah berarti buat kami memulihkan tahap psikologis warga kami yang terkena dampak kerusuhan, kami tentu berdoa supaya bapak Ibu sekalian yang telah membantu kami di berikan kesehatan dan rejeki yang melimpah dari Tuhan Sang Maha Pencipta dan selalu diberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas-tugas negara," ucap Paul Matuan.(*/sm)
Suara Staf Khusus Presiden Millenial: Rasanya Tidak Terbayangkan Anak-Anak Muda Masuk Ring-1nya Ista
Perkenalkan 7 Staf Khusus Millenial, Presiden Jokowi: Saya Minta Mereka Jadi Jembatan Anak-Anak Muda
Pendaftaran Ditutup 5 Desember, Kemendikbud Buka Lowongan 1891 Dosen
Kalau Mau Hilirisasi, Presiden Jokowi Optimistis Persoalan Defisit Perdagangan Selesai Dalam 3 Tahun
Tingkatkan Ekspor Tekstil, Presiden Jokowi: Kita Sudah Mulai Siapkan ‘Apparel Park’
Gubernur Al Haris Ikut Raker Bersama Komisi II DPR RI - Mendagri, Ini yang Dibahas!


