JAMBERITA.COM- Investigasi mendadak (Sidak) dirancang Ombudsman Perwakilan Jambi, demi menangkis praktik curang seleksi CPNS tahun ini.
Sederet peserta tes CPNS berduyun-duyun mengadu ke markas Ombudsman Perwakilan Jambi, setahun lalu. Yang diadukan pun semuanya mirip : komplain yang tak selekasnya direspon.
"Ini menjadi atensi kami. Kejadian tahun lalu jangan sampai terulang lagi,"tutur Dr Jafar Ahmad, Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi.
Sekda dan Kepala BKD, menurut Jafar, wajib memastikan pusat layanan pengaduan internal bekerja dengan baik. Begitupula para panitia seleksi, kata Jafar, kudu tangkas merespon komplain. Agar peserta terlayani dengan baik. Supaya mereka tak merasa dirugikan.
"Ada Pansel yang tak kooperatif. Sudah beberapa kali dihubungi Ombudsman, baru merespon. Kalau begini, kasihan pesertanya. Ini tabiat buruk yang mesti segera dilenyapkan,"ujar Jafar.
Untuk memastikan proses seleksi berjalan tanpa curang, Ombudsman bersiap membuka pusat pengaduan CPNS di kantor perwakilan Jambi, kawasan Talang Banjar, Kota Jambi.
Ombudsman mewanti-wanti para pansel agar bekerja sesuai SOP. "Kita akan berkoordinasi dengan panitia seleksi daerah terkait pusat pengelola pengaduan atau help desk panitia seleksi di masing-masing daerah,"jelasnya. Jafar berharap seleksi calon aparatur negara tahun ini berjalan on the track.(*/sm)
Peserta Festival Media 2019 Tembus 2000 Orang, AJI Indonesia: Ini Jadi Acuan
Beda Dengan Bappeda, Fauzi Syam Sebut Eks Angso Duo Jambi Bukan Untuk RTH
VP Corporate Affairs Gojek Berbagi Tips UMKM Digital Marketing Di Festival Media 2019
Minta Masyarakat Waspadai Pinjaman Online Ilegal, OJK: Ada Penagihan Kasar, Laporkan
Temuan BPK Soal Luas Lahan Mall WTC Jambi yang Berbeda di Lapangan Terus Bergulir


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



