Undang Jurnalis dan NGO, Walhi dan AJI Jambi Nobar Film Dokumenter Karhutla 2019



Rabu, 13 November 2019 - 16:08:09 WIB



JAMBERITA.COM - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jambi membuat sebuah film dokumenter Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Film dokumenter ini ditayangkan dengan nonton bareng bersama jurnalis dan aktivis lingkungan dan NGO pada Rabu (13/11/2019) di Hello Sapa Cafe.

Film bercerita bagaimana Karhutla sudah menimbulkan korban. Baik meninggal dunia, dampak ekonomi hingga terkait kesehatan masyarakat.

Film yang berjudul Pahlawan Langit Biru ini dibuat untuk sebuah penghargaan tertinggi kepada para pejuang dalam pemadaman karhutla. Film yang berdurasi sekitar 30 menit ini menceritakan beberapa orang pejuang.

Pertama adalah Alm Asmara yang bekerja di Manggala Agni Daops Batanghari meninggal saat bertugas untuk memadamkan api karena tertimpa pohon. Selain para pejuang itu, film ini juga menjelaskan dampak dari kebakaran hingga menyebabkan ISPA, hingga Asma seorang anak yang kambuh gegara asap yang terlalu parah. Termasuk juga perjuangan dari berbagai elemen masyarakat untuk memadamkan areal kebakaran yang terjadi saat itu.

Direktur WALHI Jambi mengatakan selama tahun 2019 tercatat
titik panas, untuk di Jambi saja per 6.473 hotspot dalam akumulasi 5 ribuan hotspot di lahan gambut

Dimana, Posisi gambut terbakar cukup besar. Analisis citra yang dilakukan Walhi, tercatat165.000 hektar luas karhutla, paling besar di lahan gambut yakni 114 ribu hektar atau sekitar 80 persen berada di wilayah gambut

"Kita melihat pemulihan wilayah gambut tidak dilakukan pihak perusahaan, mandat BRG wilayah yang harus restorasi 200 ribu, 149 ribu berada di wilayah berizin. Data analisis citra di Walhi, 70 persen di wilayah perusahaan, perusahaan sawit, HPh dan HTI," katanya. (am)



Artikel Rekomendasi