Dua Kader PAN Berebut Dukungan di Pilkada Batanghari, Akankan Pecah Kongsi?



Selasa, 27 Agustus 2019 - 07:08:52 WIB



Ahmad Khusaini
Ahmad Khusaini

JAMBERITA.COM - Pilkada Batanghari menjadi salah satu tolak ukur bagi PAN. Ini karena partai berlambang Matahari terbit ini merupakan partai pemenang pemilu di kabupaten ini dengan 5 kursi. Saat ini sejumlah kader disebut-sebut maju.

Sebut saja Havis Fattah. Putra dari Wakil Bupati Batanghari saat ini, Sofia Joesoef. Pria yang masih muda adalah Mantan Ketua DPC PAN Batanghari.

Selain itu, juga ada Mahdan yang saat ini merupakan Wakil Ketua DPRD Batanghari. Pria yang kembali terpilih di DPRD Batanghari ini beberapa kali menyebutkan bahwa dirinya siap untuk maju pada Pilbup Batanghari 2020 mendatang.

Hal ini berbanding lurus dengan prestasinya terus dipercaya oleh masyarakat bagian Maro Sebo Ulu untuk menjadi aspirasi di lembaga legislatif. Mahdan juga digadang berpasangan dengan Yunninta Syahirsah yang merupakan istri incumben saat ini. 

Jika keduanya ngotot maju, Ini berpotensi menimbulkan perpecahan didalam internal partai dan juga menyebabkan salah satu  keluar dari partai karena tidak didukung oleh partai. Hal ini sangat mungkin terjadi melihat komposisi dan gelagat dua orang kader PAN ini sangat getol untuk maju.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Ahmad Khusaini  mengatakan, pihaknya yakin bahwa kader PAN tidak sampai seperti itu. Kader PAN semuanya pasti tahu mekanisme internal partai seperti apa. "Siapapun kader pan berhak untuk mencalonkan diri," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com.

Ia mengatakan, dari sana pihaknya akan melihat hasil survei serta dukungan masyarakat yang lebih kuat kepada siapa. Karena partai ada aturan mainnya. Ketika kader ada niatan maju, silakan mendaftar dan sampaikan niat itu ke DPD ataupun DPW. "Nanti yang kuat dan memiliki kapasitas dan kapabilitas dan mampu merebut hati rakyat, pasti itu yang akan didukung," sebutnya.

Apakah ketika nanti tidak didukung dia akan lari, pihaknya tidak bisa menjawab hal itu. Yang pasti, kader PAN tidak akan seperti itu. "Kami tetap menampung aspirasi kader terkait hal ini," tutupnya. (am)



Artikel Rekomendasi