JAMBERITA.COM - Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aset Taman Anggrek Prof.DR Sri Soedewi SH di depan Kantor Gubernur Jambi dari tiga tahun terakhir tidak mencapai target.
Kepala UPTD Taman Anggrek Erliani mengungkapkan, target pendapatan yang seharusnya menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi itu, sebesar Rp107.000.000 juta per tahun.
"Kemarin terakhir (2018) Rp.45 juta, kalau tahun kemarin (2017) Rp.42 juta," katanya saat dihubungi jamberita.com melalui telfon genggam, Jum'at (11/1/2019).
Erliani melanjutkan, memang sebelum banyaknya taman-taman yang dibangun, bahwa pendapatan taman anggrek itu mencapai target bahkan lebih.
Namun dalam tiga tahun terakhir ini target pencapaian drastis menurun. "Hanya 42 persen," terangnya.
Mengenai pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di kawasan Taman Anggrek sekarang ini masih terlihat berdinding seng itu, kata Erliani, tidak akan menambah pendapatan. Malah bisa saja pendapatan taman anggrek semakin merosot.
"Nah, kalau RTH kan nggak punya karcis, ya ndak nambah lah. Karena terbuka tidak ada pagarnya, kecuali kalau masuk ke arena dalam taman anggrek, jadi malah bisa bisa merosot lagi PAD nya," keluhnya.(afm)
Ariansyah Gandeng Dewan Kopi Nasional Bahas Soal Kopi Jambi di Stand Pemeran di Gubernuran Sore Ini
Posting Foto Mesra Bersama Zola, Sherrin Ungkap Rasa Rindu, Ini Katanya
Keren... Berbagai Hasil Dokumentasi Mahasiswa Semester Akhir STISIP NH Jambi Ditampilkan
Jalankan Instruksi Kabareskrim, Polda Jambi Tandatangani Komitmen Integritas


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



