JAMBERITA.COM - PT Bukit Bintang Sawit (BBS) yang beroperasional di Wilayah Desa Sepojen Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi memberikan bantuan material batu timbun sebanyak 20 meter kubik untuk perbaikan jalan Jambi - Suakandis yang sudah memprihatinkan.
"Ini sangat memprihatinkan, karena ada 4 titik jalan yang kondisinya sangat rusak berat sehingga menggagu aktifitas lalulintas kendaraan masyarakat yang akan menuju ke Jambi, menjadi terkendala," ungkap Humas PT BBS Suherman, Minggu (3/6/2018).
Sebelumnya, kata Suherman pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan unsur Tripika Kecamatan Kumpeh dalam rangka menanggulangi kerusakan jalan tersebut. Hal itu dibuktikan dengan bantuan yang diberikan oleh Perusahaan PT. BBS.
"Melaui Bapak Camat Kumpeh agar alat berat milik Dinas PU Provinsi Jambi agar bisa bekerjasama dalam penanggulan jalan yang rusak berat," terangnya.
Pemeberian bantuan material batu untuk timbun jalan ini diberikan oleh Perusahaan, tentunya PT. BBS mempunyai tanggung jawab sosial karena selama ini angkutan TBS dari Kebun PT. BBS menuju lokasi PKS melalui jalan tersebut.
"Selama ini kita selalu berperan aktif dalam hal penanggulangan jalan. Ketika terjadi kerusakan yang sangat berat. Dan bukan kali ini saja PT. BBS memberikan kontribusi yang positif dalam hal penanggulangan jalan tersebut," katanya.
Suherman mengatakan, PT. BBS punya komitmen yang kuat dengan pemerintah Kecamatan Kumpeh untuk ikut berpartisifasi penganggulanan jalan yang rusak berat. Perusahaan juga meminta agar semua pihak ikut berperan dan bersinergi baik itu masyarakat, Instansi Pemerintah, perusahaan atau korporasi yang menggunakan jalan tersebut dalam hal penanggulangan perbaikan jalan.
Di tahun 2017 sebenarnya sudah pernah dilkukan rapat koordinasi antara Dinas PU Provinsi, Pemertah Desa dan Kecamatan, perusahaan perkebunan dan kehutanan. Untuk membahas penanggulangan perbaikan ruas jalan Jambi-Sukandis.
"Hasilnya masing-masing perusahaan diminta kontribusi material untuk penanggulangan perbaikan jalan dan PT. BBS salah satu perusahaan yang memberikan bantual material untuk timbun jalan," ungkapnya.
Jalan Lintas Jambi-Suakandis merupakan urat nadi perekonomian bagi masyarakat kecamatan kumpeh untuk membawa hasil produksi perkebunan, pertanian dan perikanan yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di kecamatan kumpeh.
"Untuk itu kita menghimbau agar semua pihak mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab yang sama, karena selama ini kami dari pihak perusahaan PT. BBS selalu menjadi pihak yang disudutkan oleh masyarakat dan menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kondisi jalan lintas yang rusak," ujarnya.
Padahal sebenarnya ada aktifitas masyarakat pengumpul buah sawit yang terletak di Dusun Pulau Tigo yang juga menggunakan jalan lintas tersebut, kata Suherman jika dilihat dari kapasitas muatannya melebihi kapasitas yang seharusnya, sementara dari perusahaan BBS membatasi kapasitas muatan hanya 7 ton/mobil.
"Intinya adalah mari kita secara bersama-sama mempunyai tangungg jawab atas kondisi jalan yang rusak yang bisa menghabat aktifitas masyarakat dan perusahaan, sehingga terjadi sinergitas yang baik antara masyarakat dan perusahaan tanpa harus saling menyalahkan siapa yang harus bertanggungjawab atas hal tersebut," pungkasnya.(afm)
Tim Safari Pemkot Sungai Penuh Sambangi Masjid Nurul Hidayah Simpang Tiga Rawang
Pemkot Sungaipenuh Raih WTP Lagi, Ketua DPRD Fikar: Kami Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan
Pemkot Sungaipenuh Raih Opini WTP ke-5 Kalinya Bukti Keberhasilan Pengelolaan Keuangan Daerah
Lapor ke Polsek, Warga Ini Mengaku Sengaja Ditabrak dan Diancam Oknum Kades di Jangkat Timur
Gubernur Al Haris Apresiasi Kontribusi Ponpes Sulthon Fattah Bangun SDM Jambi

