Waspada Punggung Melengkung! Mahasiswa UBR Kenalkan Apa Itu Skoliosis ke Ibu-Ibu di Muaro Jambi



Senin, 26 Januari 2026 - 18:26:15 WIB



Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi.

JAMBERITA.COM - Pernahkah Anda merasa bahu tampak tinggi sebelah atau cepat merasa pegal saat menyortir sampah? Hati-hati, bisa jadi itu adalah tanda gangguan postur.

Menyadari pentingnya kesehatan tulang belakang, mahasiswa KKN Posko 2 Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi menggelar aksi edukasi fisioterapi di SMP Negeri 42 Muaro Jambi, Senin (26/1/2026). Sasarannya adalah para ibu tangguh anggota Bank Sampah Sihkumbang Kumpul.

Dalam dunia medis, Skoliosis adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung ke samping secara tidak normal (membentuk huruf "S" atau "C"). Jika dibiarkan, kondisi ini bukan hanya merusak penampilan (postur), tapi juga berdampak serius pada kesehatan, seperti nyeri punggung kronis hingga sesak napas karena paru-paru tertekan oleh kerangka tulang.

Mahasiswa Fisioterapi UBR menekankan bahwa menjaga postur tubuh adalah kunci utama mencegah keluhan tulang belakang. Saat duduk, pastikan punggung tegak dan menempel pada sandaran kursi. Hindari posisi membungkuk saat menyortir sampah atau bekerja di depan meja.

Saat Berdiri, distribusikan berat badan secara merata pada kedua kaki. Jangan bertumpu hanya pada satu sisi pinggul. Belajar atau saat bekerja, atur posisi pandangan mata agar sejajar dengan objek kerja guna menghindari ketegangan leher yang menjalar ke punggung.

"Saat berolahraga, mulailah dengan pemanasan dan akhiri dengan peregangan (stretching) untuk menjaga kelenturan otot di sekitar tulang belakang," paparnya.

Tidak hanya berbagi teori, mahasiswa KKN Posko 2 juga melatih para ibu melakukan teknik peregangan sederhana yang bisa dilakukan di sela-sela aktivitas bank sampah. Gerakan ini bertujuan untuk merilekskan otot yang kaku dan mengoreksi posisi tulang belakang secara mandiri.

"Kami berharap edukasi ini membuat ibu-ibu lebih peduli pada kesehatan tulang belakangnya sendiri. Dengan postur yang benar, aktivitas di Bank Sampah Sihkumbang jadi lebih produktif tanpa dihantui rasa nyeri," ujar salah satu mahasiswa KKN UBR.

DPL dan pihak universitas berharap kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Desa Pudak melalui pendekatan ilmu Fisioterapi yang aplikatif.(afm)





Artikel Rekomendasi