Rektor UIN-STS Jambi Bahas Tindaklanjut Pasca Kebakaran Gedung Kampus I Telanaipura



Selasa, 29 Juli 2025 - 17:17:27 WIB



Foto : Suasana Rapat Pembahasan/ Humas UIN-STS Jambi.
Foto : Suasana Rapat Pembahasan/ Humas UIN-STS Jambi.

JAMBERITA.COM - Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Prof. Kasful bahas langkah strategis dalam menyikapi terjadinya kebakaran di salah satu Gedung Kampus I Telanaipura, Jum'at (25/7/2025) waktu lalu.

Rapat hari ini Selasa (29/7) lebih fokus pada tindak lanjut konkret pasca kejadian darurat itu dengan mendudukkan persoalan bersama Wakil Rektor (Warek), Kepala Biro, Kepala Pusat Bisnis, Ketua Tim kerja, Kepala UTIPD, Ka UPB, Penanggungjawab dan Kabag umum UIN STS Jambi.

Dimana sebelumnya setelah kejadian, pihak kampus juga telah menggelar rapat darurat bersama dengan unit terkait. 

Menurut Rektor, kejadian ini penting dilakukan penanganan cepat dan terkoordinasi untuk meminimalisasi dampak lanjutan. Selain itu, Rektor juga menyampaikan keprihatinannya atas insiden kebakaran yang menghanguskan salah satu bangunan di Telanaipura.

"Gedung tersebut, menurut keterangan, telah lama tidak digunakan sejak pandemi COVID-19 tahun 2020. Akibat tidak terawatnya bangunan, beberapa kabel listrik menjadi lapuk dan rentan korsleting. Diduga kuat, korsleting listrik menjadi pemicu utama kebakaran yang terjadi pada Jumat sore lalu," katanya.

Di sisi lain, Rektor menyampaikan bahwa beberapa mitra kampus turut terdampak akibat kejadian ini. Sebagai solusi sementara, stakeholder yang menempati gedung terdampak akan pindah ke Gedung Pusat Bahasa. Kebijakan ini diambil agar kegiatan operasional tetap berjalan dan pelayanan tidak terganggu.

"Lebih lanjut agar segera mengaudit ulang secara teknis seluruh bangunan kosong. Hal ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Kepala bagian umum dan pusat bisnis juga diminta segera menyusun laporan kerugian secara rinci," ungkapnya.

Rektor menegaskan pentingnya sinergi antarunit dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. "Kebersamaan dan komunikasi yang kuat menjadi kunci dalam pemulihan pasca insiden. Rapat berakhir dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti hasil diskusi secara cepat dan tepat," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi