Polisi Periksa 3 Crew Kapal Tongkang Angkutan Batu Bara, Ini Penyebabnya



Senin, 13 Mei 2024 - 19:13:50 WIB



JAMBERITA.COM- Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi memeriksa tiga orang crew kapal tongkang angkutan batu bara yang menabrak tiang pengaman Jembatan Aurduri I, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi berhasil diamankan, Senin (13/5/2024). 

Tiga orang yang diperiksa ini diantaranya Nahkoda, Kepala Kamar Mesin, dan Anak Buah Kapal (ABK).

Terkait kejadian ini, Polisi akan melakukan pendalaman terlebih dahulu baik kapal tongkang maupun kapal tugboat, dan dokumen serta pemeriksaan terhadap kru kapal.

Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo mengatakan, saat itu pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kapal tongkang bermuatan batubara menabrak tiang Jembatan Aurduri I.

Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi. Setibanya di lokasi, memang benar adanya tiang jembatan tertabrak kapal tongkang. 

"Setelah itu kita melakukan penyelidikan, dan kita melakukan pengejaran terhadap kapal tongkang dan kapal tugboat serta mengamankan tiga orang kru kapal," katanya.

Namun, pihaknya akan melakukan pendalaman terlebih dahulu baik kapal tongkang maupun kapal tugboat, dokumen kapal dan kru kapal.

Sementara itu, untuk penyebab kapal tongkang tabrak tiang Jembatan Aurduri I ini, diduga karena arus Sungai Batanghari yang deras sehingga menyebabkan kapal kehilangan kendali.

"Yang jelas dari awal itu faktor pasangannya air, tadikan arusnya lumayan kencang. Karena mengikuti arus, bukan melawan arus," ungkapnya.

Kemudian, ada sebanyak empat tiang pengaman jembatan yang terkena kapal tersebut. Diantaranya, satu tiang ini rusak parah dan tiga tiang posisinya miring. 

"Tiang penyangga dan penghubungnya itu lepas tadi. Rencana kedepan mau olah tempat kejadian perkara (TKP) terlebih dahulu dan menghadirkan pihak terkait," ucapnya.

Kapal tongkang bermuatan batubara dan kapal tugboat ini dari Desa Jebak, Kabupaten Batanghari, Jambi untuk melakukan penurunan terhadap barang. 

"Kapal saat ini berada di wilayah sebelum Talang Duku. Untuk informasi lebih lanjut, nanti akan diinformasikan lagi," pungkasnya. (*)





Artikel Rekomendasi