JAMBERITA.COM - Selain Staf Bawaslu Muaro Jambi yang kasusnya diteruskan ke DKPP RI, Bawaslu Muaro Jambi juga memutuskan Staf Panwascam Jaluko dipecat. Hal ini diamini oleh Ketua Bawaslu Muaro Jambi, Dedi Wahyudi.
"Staf Panwascam kami putuskan diberhentikan. Untuk Panwascamnya tidak diberikan sanksi karena kurangnya bukti selama pemeriksaan," katanya kepada Jamberita.com, Senin (12/2/2024).
Bagaimana dengan 15 PPKD yang diduga tidak netral, Dedi mengatakan bahwa ada 3 PPKD yang diputuskan diberikan peringatan. Sisanya sama dengan Panwascam Jaluko, yaitu kurangnya bukti.
"Untuk PPKD, sebenarnya bisa direhabilitasi jika dari awal ketika hal ini terjadi segera melapor. Mereka rata-rata menyebutkan berada dibawah tekanan. Tapi karena mereka juga ikut didalamnya maka akhirnya diputuskan demikian (peringatan, red)," tandasnya.(am)
Dugaan Pengeroyokan di SMA Titian Teras Berakhir Damai, Orang Tua Pelaku Tanggung Biaya Pengobatan
SAH Mohon Doa, Gerindra Jambi Siap Laksanakan Diklat Laskar Gerindra, Teguhkan Prabowo Dua Periode
Pledoi Eks Dirtek Tirta Mayang Jambi : Unsur PMH tak Terbukti, PH Minta Dibebaskan
Kasus Staf Bawaslu Muaro Jambi Tak Netral Diteruskan Ke DKPP
Berpeluang Dua Kursi DPR RI Dapil Jambi Hasil Survei, Edi Purwanto Raih Suara Tertinggi
PKS Diprediksi Raih Satu Kursi DPR RI Dapil Jambi Hasil Survei, Fathul: Kami Terus Kerja Keras
Kormi Gandeng Disdik Jambi, Latih Guru Gerakan Senam Melayu Nusantara ke Sekolah

