Duduk Perkara Pemblokiran Jalan di Talang Gulo Capai Kesepakatan



Selasa, 19 September 2023 - 10:57:48 WIB



Asisten I Setda Provinsi Jambi Arif Munandar.
Asisten I Setda Provinsi Jambi Arif Munandar.

JAMBERITA.COM - Gubernur Al Haris mengirimkan Asisten 1 Setda Provinsi Jambi Arif Munandar bersama Kepala Badan Kesbangpol Apani Saharudin dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jhon Eka Poah untuk menjadi perwakilan dalam penyelesaian pemblokiran jalan di Talang Gulo.

Pemblokiran jalan terjadi merupakan buntut dari kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang warga Talang Gulo meninggal dunia. Dari peristiwa itu jalan pun sempat terjadi kemacetan dan akhirnya berujung damai.

Arif mengatakan pihaknya sejak Senin (18/9) kemarin yang menjadi perwakilan Gubernur Jambi sudah berada di Kantor Talang Gulo, kemudian kembali melakukan rapat bersama warga sampai dengan malam, sehingga menghasilkan beberapa point kesepakatan.

"Alhamdulillah tadi malam sekitar pukul 22.00 Wib, sudah terjadi perdamaian antara keluarga korban dan pihak pemilik mobil, yang difasilitasi oleh lembaga adat. Dan Pemprov diminta menyaksikan termasuk ada Camat, lalu selesai jalan pun di buka," kata Mantan Kadissosdukcapil tersebut, Selasa (19/9/2023).

Arif menceritakan dalam proses perdamaian, perwakilan Pemprov Jambi diminta menyaksikan atau sebagai penengah, sekaligus mendengar apa yang menjadi aspirasi warga terkait dengan persoalan angkutan batubara. 

"Mereka meminta pak Gubenur itu, mereka ingin menyampaikan aspirasi mereka, supaya ada penyelesaian antara pihak keluarga korban dan pihak perusahan. Kedua tegakkan Perda, kemudian meminta truk truk yang melanggar itu di sanksi, juga jam operasional mereka meminta pukul 21.00 Wib," ungkapnya.

Warga juga meminta agar truk batubara yang parkir menggunakan bahu jalan itu cukup di satu bahu jalan saja, jangan sampai kedua dua bahu jalan karena menganggu aktivitas masyrakat yang berlalu lalang."Mereka juga minta truk truk batubara juga harus tertib lah," jelasnya.

Adapun Hasil Kesepakatan itu Antara lain:

1. Terkait Penyelesaian segala urusan dengan korban kerelakaan olah mobil batu bara, akan diselesaikan oleh pihak PT. HPP dengan pihak keluarga di dampingi oleh Ketua RT, Tokoh Masyarakat dan dihadiri oleh utusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Asisten I Bapak Arif Munandar.

2. Penetapan Jadwal Waktu Operasional Angkutan Batu Bara akan dibuka setelah penyelesaian masalah korban pada Tanggal 18-09-2023 diperkirakan Pukul 22.00 WIB.

3. Untuk mengurai dan mengurangi kemacetan akan diberlakukan penambahan petugas dari Dishub Provinsi Jambi terutama di Pos Talang Gulo. Sedangkan penambahan personil polisi akan di koordinasikan dengan Diriantas Oleh Kadis Perhubungan. 

4. Jam operasional kendaraan baru dapat berjalan dari kantong parkir Talang Gulo setelah pukul 21.00 WIB. 5. Pihak-pihak konsorsium diwakili ASABA berkewajiban memberitahukan kepada para sopir untuk mematuhi segala ketentuan yang sudah dibuat/bersepakat bersama.

6 Pihak keamanan dan Polisi akan melakukan penindakan terhadap kendaraan yang melanggar ketentuan. 7. Pihak masyarakat dapat melaporkan kepada aparat polisi dan dishub jika menemukan ada nya kendaraan yang melanggar ketentuan dan kesepakatan.(afm)





Artikel Rekomendasi