">




Sekda Provinsi Jambi Dukung dr Herlambang Mundur dari Jabatan Direktur RSUD Raden Mattaher



Selasa, 24 Januari 2023 - 15:13:14 WIB



JAMBERITA.COM- Kisruh status kepegawaian dr Herlambang SpOG yang melekat sebagai ASN Kemendikbud Ristek RI dalam hal Dosen Universitas Jambi (UNJA) dan juga menjabat sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher terus bergulir. Teranyar, Sekda Provinsi Jambi Sudirman juga menanggapi terkait surat balasan Direktur dr. Herlambang SpOG yang beredar di Media Sosial (Medsos), Minggu (22/1/23) lalu.

Surat tersebut merupakan balasan terkait dengan pernyataan sikap untuk memilih apakah tetap menjadi Direktur atau mundur sebagai Dosen Universitas Jambi (UNJA) ataupun sebaliknya. Namun sepertinya, dalam surat yang beredar itu dr Herlambang terkesan menantang dan menekankan kepada Sekda untuk menunggu kepulangan Gubernur dari Umroh.

"Saya akan komunikasikan lagi dengan Gubernur, karena kemarin sudah beredar jawaban beliau di Medsos kan, inti jawabannya Ia tidak menetapkan pilihan, dia mau kedua-duanya. Direktur iya, Dosen juga iya," ungkapnya kepada awak media. Selasa (24/1/23).

Sudirman menjelaskan bahwa pihaknya atau tim evaluasi kinerja Pemprov Jambi sudah mengambil sikap, tinggal dilaporkan ke Gubernur Jambi Al Haris."Karena waktu jawaban surat ke Pemprov kan masih menunggu jawaban dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), memang surat Gubernur nya tidak jawab, yang dijawab dari Rektor, isinya kan sama," tegasnya.

Sudirman mengungkapkan bahwa Gubernur Jambi sebelumnya memang mengajukan surat permohonan terkait dengan penugasan Herlambang ke Pemda, tetapi surat tersebut tidak dijawab oleh Kemendikbud melainkan, Kemendikbud menjawab surat permohonan dari Rektor UNJA.

"Isinya si sama, minta penugasan dan ternyata ditolak, ketika penugasan itu ditolak oleh Kementerian maka pilihan nya dua, kalau surat Kementerian kepada Rektor, kan memerintahkan Rektor untuk memberhentikan pak Dr Herlambang dari Dosen UNJA dan beralih ke Pemprov, dan ternyata dalam jawabannya masih menunggu surat jawaban pak Menteri dari Pak Gubernur, padahal isinya sama, menolak penugasan," tegasnya.

Selanjutnya Sudirman juga menyatakan dukungan apabila ada isu isu dr Herlambang SpOG jika mengundurkan diri dari jabatan di Rumah Sakit Pelat Merah tersebut.

"Kalau saya si mendukung lah, kalau misalnya pak Herlambang mengajukan mengundurkan diri dari jabatan Direktur RSUD Raden Mattaher. Saya mendukung kalau ada berita-berita yang mengatakan pak Herlambang ingin mengundurkan diri dari Direktur, mendukung. Kalau ada berita berita (informasi-red) bahwa pak Herlambang mau mundur dari jabatan Direktur akan saya dukung, kita tunggu tertulisnya," tuturnya.

Bukan tanpa alasan, karena kata Sudirman, bahwa dr Herlambang itu posisinya sebagai Doktor. "Itu lebih pas kalau misalnya dia merintis jenjang di Perguruan Tinggi, nanti bisa menjadi guru besar sebagai profesor," pungkasnya.(tna)



Artikel Rekomendasi