">




Jokowi Tolak Malaysia Ikut G20, Apakah Benar?



Kamis, 08 Desember 2022 - 16:18:18 WIB



Oleh: Akhmil daffa naufal fidzni*



Diketahui, para delegasi anggota G20 dari 19 Negara dan 1 Uni Eropa dimana forum ini dibuat demi menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh anggota negara yang bergabung di G20 baik dari segi ekonomi, politik maupun kemajuan negara anggota G20. Dan untuk periode pertemuan G20 tahun ini Indonesia resmi untuk mengetuai salah satu forum tersebut dalam periode 1 tahun, hal ini menjadikan kesempatan dalam memperkenalkan Indonesia dan juga mengangkat nama Indonesia di mata dunia.

Namun ada negara tetangga yang tidak masuk dalam daftar negara yang mengikuti acara tersebut, yaitu malaysia. Beredar kabar Malaysia marah dengan presiden jokowi karena tidak masuk dalam daftar dan berkali kali ditolak oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Terdapat video yang tersebar luas di tiktok berisi narasi Malaysia tidak dapat bergabung G20 karena di tolak presiden jokowi. Adapun narasinya sebaga berikut: “Malaysia ngotot ingin masuk G20 tapi berkali kali ditolak, karena tidak memenuhi kriteria sampai rakyat Malaysia iri sama Indonesia”.

Berdasarkan penelusuran suara.com, kabar jokowi tolak Malaysia ikut G20 itu tidak benar. Dikutip bangka.tribunnews.com, G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 mempresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.

Dapat disimpulkan bahwa negara yang termaksud ke dalam G20 adalah 20 negara dengan produk domestic bruto (PDB) terbesar di dunia. Faktor faktor berikut yang disinyalir menjadi alasan kenapa Malaysia tidak masuk G20. Selain PDB, syarat lain yang membuat Malaysia tidak masuk ke dalam G20 adalah faktor populasi masyarakat. Apabila dibandingkan dengan Indonesia, Malaysia hanya mempunyai populasi sebanyak 32,78 juta jiwa, sementara jumlah populasi masyarakat Indonesia mencapai 273,5 juta jiwa.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan, bahwa presiden jokowi tolak Malaysia ikut G20 adalah hoax, dan narasi tersebut termaksud dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.(*)

 

Penulis adalah : mahasiswa jurusan kehutanan, universitas jambi*



Artikel Rekomendasi