Maraknya Aksi Curanmor



Rabu, 23 November 2022 - 13:48:00 WIB



Oleh : Nadya*

 

 

Pencurian adalah suatu tindakan yang sangat dilarang, karena mencuri berarti merampas atau mengambil hak orang lain tanpa seizin mereka. Maraknya aksi pencurian dikarenakan keterbatasan ekonomi jadi banyak orang mengambil jalan pintasnya saja. Tetapi mencuri sangat memiliki resiko yang sangat besar. Banyaknya aksi pencurian yang terjadi bukan hanya di Indonesia saja bahkan diluar negeri pun.

Jumlah sepeda motor di Indonesia semakin ke sini makin bertambah. Adanya peningkatan itu dikhawatirkan membuat angka pencurian motor merangkak. 

Banyaknya kasus curian motor membuat para warga sangat resah dan takut akan motor atau barang mereka yang akan jadi sasaran berikutnya.

Contoh nya aksi curanmor bahkan ada yang sampai membunuh korban untuk mengambil motor orang lain , pencurian motor sering terjadi bukan saat malam saja siang pun aksi para pencuri motor juga banyak terjadi . Padahal masyarakat ada yang telah meletakkan cctv dihalaman rumah nya tapi itu tidak membuat para pencuri motor takut.

Curanmor yang marak terjadi saat ini bukan hanya di mini market atau mall besar. Curanmor juga banyak yang terjadi di rumah yang dalam kondisi gerbang terkunci. Para pencuri tidak memandang tempat, waktu dan siapa si pemilik motor yang akan di ambilnya.

Pencurian terdapat dalam Pasal 362 KUHP yang berbunyi sebagai berikut “Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Aksi pencurian sangat merugikan korban. Karena apabila korban yang dicuri adalah orang yang kehidupannya masih pas-pasan maka sangat berdampak bagi si korban apalagi korbannya orang yang menengah ke bawah.

Seperti yang banyak terjadi sekarang ini, aksi pencurian bukan hanya mencuri sepeda motor saja, melainkan barang-barang berharga yang lain. Namun, ada juga pencuri yang pagar rumah, gentong, besi-besi rongsokan dan banyak lagi barang-barang yang menurut pencuri bisa menghasilkan uang.

Tidak diketahui apa maksud dan tujuan dari para pencuri ini yang bahkan mengambil gentong sekalipun.

Lebih dramatisnya lagi, aksi pencurian ini tidak memandang umur. Ada yang masih anak sekolahan, remaja pengangguran, hingga orang-orang yang sudah berumur tapi tidak mau bekerja. Dan dari setiap kalangan yang melakukan aksi pencurian ini memiliki corak tersendiri.

Untuk itu kita perlu berhati-hati dalam meletakkan barang-barang karena pencurian bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Bisa di tempat keramaian seperti di pasar tradisional atau tempat acara bahkan juga ada pencurian di tempat

Hubungan Pancasila dengan pencurian terdapat dalam Sila ke 2 yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab karena Kita sesama manusia saling tolong menolong dan menghargai satu sama lain, tidak boleh ngambil barang hak milik orang lain.(*)

 


Penulis: mahasiswa poltekes Kemenkes jambi jurusan keperawatan*



Artikel Rekomendasi