Klir, Ini Duduk Perkara Obat di RSUD Raden Mattaher dengan Pihak Pensuplai



Kamis, 04 Agustus 2022 - 16:33:54 WIB



Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria.

JAMBERITA.COM - Komisi IV DPRD Provinsi Jambi kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam rangka Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) PPAS 2023 dengan RSUD Raden Mattaher, Kamis (4/8/2022).

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria, di sela sela RDP mengatakan dalam hearing ada menyinggung persoalan kelangkaan dan ketidaktersediaan obat di rumah sakit beberapa Minggu yang lalu, tetapi mereka menjawab tidak benar.

"Namun memang ada beberapa obat yang kurang, di rumah sakit stoknya tidak ada, tapi semua terpenuhi," kata Fadli.

Fadli Sudria juga mengakui bahwa telah menerima laporan dari asosiasi penyedia obat (Pihak Perusahaan Farmasi-Red) di Provinsi Jambi meminta komitmen bersama. "Komisi IV sebagai fasilitator, bahwasanya jangan terjadi lagi kekurangan obat di Raden Mattaher, supaya mereka mau mensuplai dengan syarat, harus dibayar dulu tagihan-tagihan yang lama," ungkapnya.

Fadli Sudria juga meminta tagihan itu jangan sampai berlarut lama apalagi sampai 6 bulan dan satu tahun belum di bayar.

"Nah kedua, kita minta birokrasi dalam hal penagihan, jangan terlalu lama dan birokrasinya jangan terlalu berbelit-belit, dari meja A, meja B, meja C tidak ada. Sekarang ini satu meja silahkan langsung pencairan, bearti dokumen yang berjalan," jelasnya.

Fadli juga mengungkapkan, jika berdasarkan informasi yang mereka terima terkait hutang obat di RSUD Raden Mattaher, di angka Rp 41 Miliar kemudian yang sudah diangsur sehingga tersisa hanya Rp15 M.

"Dan itu nanti itu akan dibayar, jadi tidak ada masalah, masalah obat sudah klir lah, tinggal lagi kesanggupan pihak penyedia itu untuk berkomitmen bersama dengan rumah sakit," terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Supriyanto juga menambahkan terkait dengan komitmen bersama itu, pihaknya kedepan akan melakukan hearing bersama pihak pensuplai obat dan RSUD Raden Mattaher Jambi. Karena hari ini Kamis (4/8) membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) PPAS 2023.

"Nanti ada rencana Agustus ini kita agendakan dengan pihak pensuplai atau distributor, dan akan kita bahas khusus," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi