Baru Terdaftar, BP Jamsostek Muaro Jambi Serahkan Santunan Buruh TKBM Rp42 juta



Rabu, 03 Agustus 2022 - 16:54:07 WIB



Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Muaro Jambi, Irma Iskandar (kiri) saat menyerahkan santunan secara simbolis
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Muaro Jambi, Irma Iskandar (kiri) saat menyerahkan santunan secara simbolis

JAMBERITA.COM-Baru sebulan terdaftar sebagai peserta, Ahli waris Buruh Bongkar Muat yang meninggal karena lakalantas di Aurduri Rizki Yanto menerima santunan Kematian Rp42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muaro Jambi, Irma Iskandar menyatakan pentingnya seluruh Pekerja terlindungi dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau lebih dikenal dengan program Jamsostek harus dapat diterima oleh seluruh pekerja, apapun profesi dan pekerjaannya.

"Karena dengan perlindungan Jamsostek, maka keluarganya akan terhindar dari resiko mengalami masalah ekonomi dan sosial akibat menanggung biaya pengobatan di Rumah sakit atau berkurang bahkan hilangnya penghasilan karena pekerja sebagai sumber pemberi nafkah meninggal dunia," kata Irma di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Muaro Jambi, Sengeti pada saat penyerahan santunan kematian secara simbolis.

Ini sehubungan dengan meninggal dunianya salah seorang pekerja yang bernama Rizki Yanto pada tanggal 27 Juli 2022 .

Untung tak dapat diraih. malang tak dapat ditolak. Pemuda lajang kelahiran Bukit Baling, yang baru berumur 20 tahun harus meregang nyawa karena lakalantas dengan sebuah mobil tepat saat hendak menyebrang menuju rumah kediamannya di Sp Penyengat Rendah Aurduri pada Jumat malam (22/7/2022) sekitar jam 21.00 Wib.

Korban sempat dilarikan ke RSU Raden Mattaher Jambi. Namun karena luka parah yang dialami, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu (27/07/2022) di rumah sakit tersebut.

Pemuda yang selama lebih kurang 2 tahun bekerja sebagai buruh bongkar muat pada sebuah Perusahaan Sawit yang beralamat di Desa Suko Awin Jaya, Bukit baling Sengeti ini merupakan satu dari banyak jumlah korban yang mengalami resiko kecelakaan laka lantas yang menyebabkan meninggal dunia.

Almarhum Yanto, baru saja terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Muaro Jambi Sengeti satu bulan yang lalu, dan didaftarkan oleh Ketua Karang Taruna Desa Suko Awin Jaya, selaku koordinator pekerja bongkar muatnya.

"Dan kami akan segera membayarkan Manfaat Jaminan Kematiannya berupa santunan kematian sebesar Rp 42.000.000,- (Empat puluh Dua Juta Rupiah) kepada ahli waris, yakni kepada orang tuanya disebabkan almarhum masih berstatus lajang," lanjut Irma.

Jumlah santunan ini terdiri atas santunan kematian sebesar Rp 20.000.000, Bantuan pemakaman Rp 10.000.000,- dan santunan berkala yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp 12.000.000.

"Program negara yang kita selenggarakan ini merupakan wujud hadirnya negara untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja dan keluarganya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya menyelenggarakan 5 program, antara lain Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan terakhair program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

"Kami menghimbau seluruh pemberi kerja yang ada di Kabupaten Muaro Jambi untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya dalam program Jamsostek, termasuk juga para pekerja mandiri yang bekerja disektor Informal misalkan tukang ojek, nelayan, petani, pedagang pasar, ibu ibu pembuat kue," jelasnya.

Irma mengajak untuk daftar sekarang . Hanya dengan iuran sebesar Rp 16.800/bulan sudah bisa mendaftar dalam 2 program JKK dan JKM. Bahkan sekarang ada bantuan Beasiswa bagi anak peserta yang mengalami cacat total akibat kecelakaan kerja, atau meninggal dunia sampai dengan Rp 174 juta untuk 2 orang anak dari pendidikan TK sampai tamat Perguruan Tinggi.

Dalam penyerahan secara simbolis ini, Rudi ahli waris peseta menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi tingginya, dan tidak menyangka bahwa klaim di BPJS Ketenagakerjaan ternyata sangat mudah, cepat dan petugasnya ramah.

“Hanya 3 hari kerja nanti santunannya sudah masuk’’ ujar beliau.(*)





Artikel Rekomendasi