Dispora Libatkan Dinkes dalam Laga Gubernur Cup, Ini Pesan Ahli Gizi yang Stanbay di KONI



Jumat, 14 Januari 2022 - 21:02:39 WIB



JAMBERITA.COM - Kontingen Bungo berhadapan dengan Merangin dalam laga Gubernur Cup berhasil diunggulkan oleh Merangin dengan skor akhir 2:0 yang berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang Jambi, Jum'at (14/1/2022).

Perhelatan Gubernur Cup 2022 ini merupakan hari ke tujuh pelaksanaan, yang menyisakan pemain dari Kabupaten Tebo, Muaro Jambi, Kota Jambi dan Merangin yang akan melaju ke semifinal.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Kabid Prestasi Ronaldi mengatakan, sejauh ini perhelatan Gubernur Cup, pihaknya tetap menghimbau agar para kontingen dan suporter masing-masing untuk menjaga kondusifitas.

"Kita tetap menghimbau, untuk tetap menjunjung tinggi sportifitas, dan juga selalu Protokol Kesehatan (Prokes) diterapkan," katanya.

Selain itu, Ronaldi juga menyampaikan dalam turnamen ini, pihaknya tentunya juga melibatkan Dinas Kesehatan dengan menurunkan Tim Tenaga Kesehatan (Nakes) di Stadion Tri Lomba Juang, Koni.

"Hari ini, Gubernur Cup dalam rangka HUT Jambi ke 65 sudah memasuki hari ke-7 menuju semifinal, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menurunkan 2 group tim Kesehatan," kata Helfiyan, SST, MKes Koordinator. Tim Kesehatan Dinkes Provinsi Jambi.

Dua group tim Nakes tersebut yaitu dari RSUD Raden Mattaher sebanyak 3 orang, 1 dokter, 2 perawat dan Puskesmas Talang Bakung sebanyak 5 orang, 1 orang dokter, 4 perawat dan 2 ambulance yang standby.

"Kita semua berharap semua pemain tidak ada cedera selama pertandingan, apabila terjadi cedera ringan pertolongan kena benturan kaki, badan dapat dilakukan kompres es atau ethyl chlorida," tambahnya.

Apabila pemain mengalami luka harus diambil tindakan medis, kejadian yang dikhawatirkan apabila terjadi patah kaki, lepas persendian, benturan keras di kepala segera diambil tindakan medis dan di rujuk ke rumah sakit."Selama pertandingan keselamatan dan kesehatan pemain lebih utama," ujarnya.

Pemain sepak bola perlu energi lebih banyak yang digunakan dari hari-hari biasa, standar normal kebutuhan energi normal 2.500 an Kkal dan saat dalam pertandingan energi lebih besar digunakan. Karena sepakbola termasuk olahraga berat lebih kurang 4.000 Kkal 1,5-2 kali dari makan biasa) dari kebutuhan harian.

"Perlu adanya ahli gizi dalam mengatur menu makan atlet untuk menghasilkan atlet berprestasi dengan daya tahan tubuh yang kuat dan energik, skill pemain, frekuensi latihan akan menghasilkan prestasi yang optimal," tuturnya.(afm)





Artikel Rekomendasi