Warga : 4 Bulan Lalu, Nenek yang Meninggal Dunia di Mendalo Juga Pernah Dihipnotis Kehilangan Cincin



Minggu, 28 November 2021 - 17:55:32 WIB



JAMBERITA.COM - Kejadian yang dialami seorang nenek, Nur Aini (76) diduga menjadi korban pembunuhan ditempat usaha nya yang berada di RT 01 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi.

Kejadian yang membuat heboh warga tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Ini diketahui setelah salah satu pemangkas rambut yang berada disekitar sana hendak memesan kopi, tetapi Nenek tidak bergerak, seolah tertidur.

Akibat kejadian tersebut Nenek mengalami luka di bagian Muka dan Bibir terbelah sehingga bersimbah darah dan meninggal dunia. Setelah ditemukan dan didatangi pihak kepolisian, cincin emas nenek di jari juga hilang.

Menurut warga sekitar, beberapa waktu lalu, Nenek tersebut pernah dihipnotis oleh seseorang dengan menggunakan mobil, Ia seolah bertanya kepada Nenek, Nenek mau kemana.

"Sekitar 4 bulan lalu, dulu ada orang dari dalam mobil dengan Nenek, Nenek mau kemana, masuklah nanti diantar lagi," ujar warga itu menceritakan kejadian Nenek.

Setelah itu, dari tempat usaha Nenek, Nenek mengikuti ajakan untuk ikut ke mobil, lalu diturunkan kembali di sekitar Bank BRI dengan sudah memberikan Cincin nya. "Jadi dulu cincin juga yang hilang, di minta sama yang bawa itu," jelasnya.

Masih cerita warga atau tetangga Nenek. Modus yang pernah membawa Nenek mengatakan, bahwa mobil tidak akan bisa berjalan jika ada barang-barang berwarna kuning, lalu diberikan lah cincin tersebut kepada seseorang yang membawa Nenek ke dalam mobil.

"Setelah kejadian Nenek itu cerita, makanya kami tahu semua, tapi kejadian itu sekitar 4 bulan lalu. Nah hari ini kami terkejut juga mendengar kabar sudah Heboh di rumah Nenek. Jadi felling kami (pelaku) apakah orang yang sama atau bukan, itu yang kita nggak tahu," harrynya.

Nenek tersebut tinggal bersama suaminya, selain buka usaha di jalan lintas Mendalo-Bulian, Nenek setiap paginya biasa melakukan rutinitas berjalan kaki dan sering mengumpulkan bekas-bekas plastik minuman."Tiap pagi Nenek itu jalan olahraga pagi, rajin Nenek itu," terangnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi AKP Khairrunas menyatakan, akan segera mengungkap dugaan tindak pidana tersebut."Sekarang jenazah sudah dibawa ke RSUD Raden Mattaher, untuk mengetahui benda yang jadi penyebab muka korban, sehingga luka, bibir terbelah dan meninggal dunia, mohon do'a nya ya, segera kita ungkap," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi