Kasus Covid-19 Kota Jambi Terus Melandai Turun, Fasha Minta Warga Tetap Patuhi Prokes



Rabu, 13 Oktober 2021 - 22:12:08 WIB



JAMBERITA.COM- Pemerintah pusat mengumumkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Jambi ke level 2. Ini setelah sebelumnya hampir dua pekan Kota Jambi sempat berada dilevel 3 PPKM. Pengumuman itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2021 tertanggal 4 Oktober 2021.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Jambi, Syarif Fasha mengungkapkan bahwa penanganan Covid-19 di Kota Jambi berjalan dengan baik, selama ini karena didukung oleh daya juang yang baik oleh jajaran Satgas Kota Jambi.

"Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jambi sudah bekerja keras selama ini. Seluruh daya dan upaya telah dilakukan. Sungguh besar energi yang kita habiskan untuk penanganan wabah ini. Namun berkat kerja keras, kerja ikhlas kita semua, sejauh ini kita berhasil mengendalikan kasus dengan baik. Kita bekerja untuk satu tujuan yaitu menyelamatkan masyarakat. Kita tegas bukan untuk menganiaya masyarakat, tapi melindungi. Kita pernah melakukan pengetatan PPKM Level 4, untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu keselamatan warga Kota Jambi. Hasilnya sudah sama-sama kita rasakan saat ini," tegas Fasha.

Lebih lanjut Fasha juga menjelaskan bahwa ikhtiar dan kerja keras Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jambi dalam mengendalikan laju penularan kasus tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh seluruh masyarakat.

"Tentunya kita tidak bekerja sendiri. Masyarakatlah yang berperan besar dan menentukan keberhasilan ini. Masyarakat maupun pelaku usaha sudah sangat sadar untuk taat dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Kota Jambi memiliki kesadaran luar biasa untuk divaksin. Kita selalu menjadi yang terbaik dalam capaian vaksinasi di Indonesia dan Jambi. Masyarakat juga sudah sadar untuk secara sukarela dirawat di rumah isolasi pemerintah jika terpapar. Untuk hal itu kami apresiasi setingginya. Terima Kasih Warga Kota Jambi, ikhtiar dan pengorbanan kita berbuah manis," beber Fasha.

Penilaian Fasha tersebut bukan tanpa alasan. Tercatat berdasarkan data resmi yang dihimpun dari Dashboard Data Covid-19 Kota Jambi, pada tanggal 5 Oktober 2021, kasus aktif Covid-19 Kota Jambi tersisa hanya 93 kasus aktif dalam perawatan, berbanding terbalik setelah sebelumnya menyentuh angka diatas 1000 kasus. Saat ini, kasus terkonfirmasi hanya terjadi penambahan 3 orang dan pasien sembuh sebanyak 20 orang, dengan angka kematian nihil. Sehingga pertanggal 5 Oktober 2021, total kasus Covid-19 Kota Jambi berjumlah 9.765 kasus.

Tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) di Kota Jambi juga menunjukkan angka yang sangat baik. BOR rumah sakit hanya sebesar 6% (25 orang pasien) dan rumah isolasi terpadu pemerintah tercatat hanya sebesar 1% (7 orang pasien), serta 61 orang menjalani isolasi mandiri di rumah. Untuk indikasi zona per wilayah RT, terdapat 1.535 Zona Hijau, 107 Zona Kuning, Zona Orange Nihil, Zona Merah Nihil.

Berdasarkan hasil analisa kasus Covid-19 Kota Jambi, pasca pelaksanaan Pengetatan PPKM Level IV yang berlangsung pada tanggal 23 Agustus hingga tanggal 29 Agustus 2021, terjadi penurunan signifikan kasus aktif Covid-19 di Kota Jambi hingga menyentuh angka 49%. Upaya pengetatan yang dilakukan selama sepekan tersebut berdampak positif dan signifikan terhadap penurunan trend angka kasus Covid-19 di Kota Jambi.

Ia meminta meski kasus sudah turun, warga Kota Jambi tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak terjadi lonjakan kembali.

"Terus terapkan protokol kesehatan pada masa pandemi dalam kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan dan kepedulian adalah kunci utama dalam memutus mata rantai penularan wabah Covid-19," katanya.(sm)





Artikel Rekomendasi