Siswa SD Tenggelam di Kolam Citra Raya hingga Meninggal Dunia, Keluarga Lapor ke Polda



Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:02:15 WIB



JAMBERITA.COM - Seorang murid Sekolah Dasar (SD) bernama M Arjuna (7), harus kehilangan nyawa setelah tenggelam saat mandi di kolam pemandian di komplek Citraraya City (CRC), Minggu (3/10) lalu sekira pukul 12.00 WIB.

Oleh pihak keluarga korban, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polda Jambi untuk dilakukan pengusutan. Keluarga korban tidak ada pengawasan dari pihak CRC, sehingga ada pengunjung yang menjadi korban.

Irwanda, salah seorang kerabat korban mengatakan, pada saat kejadian ia juga ikut bermain di kolam CRC. Namun Irwanda mengatakan, pada saat itu korban lepas dari pandangannya.

"Waktu itu kami sedang mandi, dan almarhum terlepas dari pandangan. Usai kejadian almarhum sudah diselamatkan orang," kata Irwanda saat konferensi melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (9/10/2021).

Ditambahkan Irwanda, korban sempat dibawa ke ruang P3K. Namun dikarenakan tidak ada oksigen, korban akhirmya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

"Kami sempat tanyakan ambulans ke penjaga, katanya tidak ada. Akhirnya kami bawa sendiri ke rumah sakit," ungkap Irwanda.

Terkait laporan ke Polda Jambi, Irwanda mengatakan pihaknya ingin ada keadilan, dan tindakan terhadap pihak CRC. Ini terkait tidak adanya pengawasan di lokasi kejadian, sehingga ada pengunjung yang menjadi korban.

"Tidak ada pengawasan. Antisipasi cepat pada saat kejadian tidak ada. Seandaianya ada pengawasan, bukan kami (keluarga, red) yang langsung turun," kata Irwanda.

Ditambahkannya, setelah kejadian pihaknya CRC juga tidak memberikan respon. Bahkan Irwanda mengaku dirinya usai kejadian sempat mendatangi pihak CRC untuk meminta itikad baik.

"Kami sudah mencoba membangun komunikasi, sudah datang dua kali tapi tidak ada itikad baik. Kami mengharapkan adalah sedikit perhatian pihak Citraraya pada kejadian ini. Baru setelah saya datangi, baru pihak Citraraya datang ke rumah almarhum," bebernya.

Terkait laporan ke Polda Jambi, Irwanda mengatakan pihak kepolisian menyarankan agar terlebih dahulu dilakukan mediasi dengan pihak CRC.

"Laporan resmi belum kami buat. Pihak kepolisian menyarankan agar dilakukan mediasi terlebih dahulu," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Tumidi, orangtua korban. Tumidi mengatakan laporan membuat laporan ke Polda Jambi agar pihak manajemen kolam renang diberi tindakan.

"Kita berharap pihak manajemen diberikan sanksi, dan pihak berwajib bisa mengecek manajemen kolam renang karena kolam renang tersebut tidak ada SOP nya. Agar kejadian hal ini tidak terjadi pada orang lain," kata Tumidi.(afm)





Artikel Rekomendasi