Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Berikut Aturannya Selama Pandemi Covid-19



Selasa, 05 Oktober 2021 - 21:07:48 WIB



Walikota Jambi saat meninjau salah satu sekolah yang baru sama memulai PTM
Walikota Jambi saat meninjau salah satu sekolah yang baru sama memulai PTM

JAMBERITA.COM-  Walikota Jambi sudah mengintruksikan untuk dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Jambi mulai Senin (4/9/2021) lalu. Walikota sendiri mengeluarkan surat edaran khusus untuk mengatur sistem pembelajaran tatap muka ini di masa pandemic Covid-19 ini.

Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 12/HKU/EDR/2021 tanggal 30 September 2021 tentang Uji Coba Pembelajaran Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 pada masa Pandemi Covid-19 di Kota Jambi.

Isi dalam surat edaran tersebut pelajar harus menyertakan sejumlah surat bila menginginkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Diantaranya surat persetujuan orang tua, bukti vaksin Covid-19, surat apabila usianya di bawah 12 tahun, dan surat keterangan dokter jika ia seorang komorbid.

Siswa yang masuk sekolah pun dengan mekanisme 50 persen setiap sesinya.  Ada dua sesi yang diterapkan. Yaitu sesi ganjil, dan sesi genap yang jadwal masuknya hanya 3 jam.

Siswa dengan nomor yang diacak menjadi ganjil, dan genap diatur satu hari tatap muka di sekolah dan sehari daring. Pihak sekolah harus memastikan semua guru, dan staf sekolah dilakukan tes rapid antigen.

Dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Walikota Jambi Syarif Fasha menekankan yang paling utama protokol kesehatan ketat harus diterapkan.

Salah satu orang tua siswa, Putra menyambut baik pelaksanaan tatap muka ini. Karena anak-anak sudah bosa belajar daring. Yang penting ada kepatuhan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

 “Dan sejauh ini saya lihat protokol berjalan di sekolah anak saya. Karena dibagi dua sif, satu kelas hanya 14 orang. Semua anak datang tepat waktu dan dijemput tepat waktu pula. Tidak ada jam keluar main. Kantin ditutup anak-anak membawa bekal sendiri. Begitu juga siswa memakai masker, dan air cuci tangan di sekolah juga diperbanyak. Jadi tidak khawatir,” katanya Wawan yang putranya duduk di Bangku SD ini.

Hal serupa disampaikan Aryani. Orang tua dari salah satu siswa SMP negeri di kota Jambi juga senang anaknya kembali ke sekolah. “Karena kami SMP syarat harus sudah vaksin. Alhamdulillah anak saya sudah vaksin,” katanya saat ditemu jamberita.com.

Selain itu, syarat yang diberlakukan sekolah adalah tetap harus memtahui protokol kesehatan seperti jumlah siswa dibagi dua, memakai masker dan belum ada kegaitan ekstrakurikuler.(sm)

 

 





Artikel Rekomendasi