FE Unja Gelar Pengabdian Bantu Kuatkan Usaha Mikro Penerima PKH di Kecamatan Jambi Timur



Rabu, 22 September 2021 - 22:42:56 WIB



JAMBERITA.COM- Fakultas Ekonomi Universitas Jambi menggelar kegiatan pengabdian “Penguatan Usaha Mikro Menuju Graduasi Bagi Perempuan Wirausaha Mikro Penerima-Program Keluarga Harapan (PKH) Di Kecamatan Jambi Timur”. Kegiatan digelar di Dinas Sosial Kota Jambi pada Rabu (22/9/2021).

Acara dibuka oleh Kadis Dinas Sosial Kota Jambi dihadiri oleh segenap jajarannya serta kordinator wilayah PKH Provinsi Jambi Kementrian Sosial RI beserta koordinator kota Besse Rachmawati,SP, MPd dan pendamping Wilayah Telanai pura Syamsu Alam, Skep serta Pendamping wilayah Jambi Timur Lia Pradipta.

Sebelumnya sudah dilakukan pemetaan terhadap sejumlah persoalan yang dihadapi UKM melalui wawancara dan riset di lapangan.

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan membantu memecahkan sejumlah permsalahan mitra PPM yaitu Kelompok Perempuan Wirausaha Mikro penerima program keluarga Harapan di Kecamatan Jambi Timur yang bergerak di bidang kuliner.

Tim Pengabdian ini diketuai Dr. Besse Wediawati, SE, MSi. Adapun Anggotanya terdiri dari Dra. Sumarni, MM, Dr. Zulfina Adriani, SE, MM, Dr. Idham Khalik, SE, MM, Dian Mala Fithriani Aira, SE, MSM.

Ketua Tim Pengabdian Dr Besse Wediawati mengatakan ada beberapa permasalahan yang dihadapi UKM di masa pandemic ini diantaranya semangat berwirausaha yang kadangkala mengalami fluktuasi terutama dalam masa pandemic ini dimana omzet usaha menurun drastis; keterbatasan modal untuk menambah volume usaha, keterbatasan pengetahuan mengenai manajemen usaha, terutama dalam hal bagaimana membuat usaha yang bersistem dan masalah promosi pemasaran yang belum memanfaatkan penerapan teknologi dalam mendukung bisnis/usaha.

“Solusi untuk mengatasi sejumlah problem tersebut adalah memberikan pelatihan mindset kewirausahaan bagi usaha kuliner, pelatihan pemasaran dan digital marketing dan fasilitasi pembentukan kelompok usaha bersama (KUBE),” lanjutnya.

Selain itu, PPM ini berkontribusi bagi Program PKH Kota Jambi yaitu sebagai mitra tenaga ahli dalam pembinaan KPM PKH menuju graduasi. Pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan metode participant dan project based learning serta pendampingan.

Kegiatan dilakukan selama 6 bulan yaitu mulai bulan April hingga September 2021. Jumlah Tim PPM sebanyak 5 orang dengan bidang keahlian yang relevan dengan kegiatan PPM. Luaran dari PPM FEB UNJA ini adalah Meningkatnya keberdayaan mitra PPM sehingga dapat meningkatkan Usaha Kulinernya dan layak masuk kategori graduasi.

Ia menambahkan, permasalahan Dari sisi program PKH yaitu kurangnya tenaga ahli untuk mendinamisir KPM baik dalam hal pemberian pengetahuan seperti pengetahuan wirausaha dan manajemen usaha, pembentukan sikap dan dalam hal peningkatkan keterampilan usaha.

Hingga saat ini, baru tercatat sekitar 1.014 KPM atau baru 7,08% dari total KPM yang melakukan graduasi mandiri. Jumlah ini sangat kecil bila dibandingkan dengan target program PKH yakni sekitar 20%. Sehingga diperlukan upaya yang sungguh-sungguh konsisten, sistematis dan terukur untuk mendorong agar jumlah KPM yang melakukan graduasi semakin meningkat.

“Sementara dari sisi KPM PKH persoalannya meliputi masalah kurangnya pengetahuan kewirausahaan, masalah manajemen usaha terutama modal dan pemasaran, masalah kurangnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung bisnis/usaha serta masalah keterbatasan akses dan jaringan pendanaan,” lanjut Besse.

Ia mengatakan, hasil diskusi dan curah gagasan dengan Mitra PPM yaitu kelompok perempuan wirausaha mikro KPM-PKH maka permasalahan yang mengemuka dan berhasil diidentifikasi secara garis besar adalah masalah yang terkait dengan masalah pengetahuan, sikap dan keterampilan serta keterbatasan jaringan/akses pendanaan.

“Solusi konkrit yang ditawarkan oleh PPM untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan mitra berikut ini benar-benar digali dari Mitra dan kemudian diarahkan oleh fasilitator pada saat curah gagasan dalam hal ini tim pengabdian (bottom-up), sehingga solusi benar-benar berbasis pada problem yang dihadapi oleh mitra. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan PPM ini senyatanya dapat mengatasi problem yang dihadapi oleh mitra sehingga berdampak terhadap peningkatan penghasilan mitra dan pada gilirannya mendukung skema graduasi yang ditetapkan oleh program PKH,” pungkasnya.(sm)



Artikel Rekomendasi