Tim Pengabdian FE Unja Motivasi Ibu-Ibu Penerima PKH di Telanaipura untuk Berwirausaha Lewat KUBE



Rabu, 22 September 2021 - 22:40:51 WIB



JAMBERITA.COM- Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi Universitas Jambi menggelar kegitan pengabdian “Upaya Peningkatan Motivasi Usaha Bagi Ibu-Ibu Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Kecamatan Telanaipura Kota Jambi.

Acara dibuka oleh Kadis Dinas Sosial Kota Jambi pada Selasa (22/9/2021) dihadiri oleh segenap jajarannya serta kordinator wilayah PKH Provinsi Jambi Kementrian Sosial RI beserta koordinator kota Besse Rachmawati,SP, MPd dan pendamping Wilayah Telanai pura Syamsu Alam, Skep serta Pendamping wilayah Jambi Timur Lia Pradipta.

Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah membantu masyarakat terutama keluarga penerima manfaat PKH mengatasi persoalan terkait motivasi, manajemen usaha dan pola fikir wirausaha yang selama ini belum terbangun guna menumbuhkan ide-ide kreatif yang bermanfaat dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

Tim Pengabdian diketuai Dr. Rike Setiawati, SE., MM, dengan anggota Novita Sari, SE, MM, Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si, Dr. Agus Solikhin, SE, MM dan Dr. Besse Wediawati, SE.,M.Si.

Ketua Tim Pengabdian Dr Rike Setiawati SE MM mengatakan solusi yang ditawarkan adalah program pelatihan dan pendampingan menumbuhkan motivasi usaha dan kesadaran serta pola fikir wirausaha, serta mendamping pembentukan kelompok usaha bersama (KUBE) dari beberapa usaha sejenis yang mereka lakukan saat ini.

“Target luaran dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran dan motivasi usaha dan pola fikir wirausaha yang akan menjada dasar fundamental dalam menjalankan usaha. Luaran penting lainnya adalah terbentuknya beberapa kelompok usaha bersama,” kata Dr Rike.

Dimana, sasarannya adalah Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Program dimulai sejak Bulan Mei hingga November mendatang.

Ia mengatakan, masyarakat yang telah menerima bantuan PKH masih belum memanfaatkan bantuan tersebut secara tepat. Masih banyak di antara mereka yang memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk kebutuhan konsumsi.

Salah satu faktor penyebabnya adalah masih kurangnya motivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis, kurangnya pengetahuan dan pola fikir wirausaha, disamping itu pula adanya kebutuhan yang bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga, sementara pendapatan yang mereka terima dari usaha tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari

Ia berharap dengan kegiatan ini, masyarakat keluarga penerima manfaat PKH memiliki motivasi dan kesadaran serta pola fikir wirausaha yang sangat membantu untuk menumbuhkan ide-ide kreatif yang bermanfaat dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

Terbentuknya beberapa kelompok usaha bersama (KUBE) dari usaha sejenis yang mereka jalankan sebagai wadah komunikasi dan menguatkan keberadaan kelompok terutama terkait akses pemdanaan dan program pemberdayaan dari pemerintah.

“Rencana luaran berupa jasa, sistem, produk/barang, paten, atau luaran lainnya yang ditargetkan: Luaran yang ditargetkan yaitu meningkatnya motivasi usaha mitra, terbentuknya beberapa kelompok usaha bersama dari usaha mitra yang sejenis,” jelas Dr Rike.

Adapun sejumlah kegaitan yang dilakukan diantaranya pelatihan motivasi usaha dan pola fikir wirausaha kepada keluarga PKH dan memberikan pemahamana serta mengahrahkan untuk pembentukan kelompok usaha bersama diantara usaha-usaha sejenis. Selain itu selesai pelatihan, tetap dilakukan pembinaan dan konsultasi berlanjut.(*/sm)



Artikel Rekomendasi