Kronologis Anggota DPRD Jambi Nyaris Adu Jotos Gegara Penyertaan Modal Rp40 M ke Bank Jambi



Senin, 13 September 2021 - 19:44:37 WIB



JAMBERITA.COM- Situasi rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi pada Senin sore (13/9/2021) yang berlangsung adem mendadak panas.

Dua anggota DPRD Kamaludin Havis dan Ahmad Fauzi mendadak perang mulut dan saling sindir di akhir sidang.

Ini berawal saat Ketua Fraksi Demokrat Ahmad Fauzi melakukan interupsi ke Ketua DPRD Provinsi Edi Purwanto untuk meminta penjelasan Gubernur Jambi Al Haris terkait adanya rencana penyertaan modal ke Bank Jambi yang disampaikan dalam KUPA PPAS APBD- Perubahan 2021.

Oji- sapaan akrabnya mempertanyakan penyertaan modal bank jambi di KUPA. Sementara perdanya pending. Gubernur menjawab jika masih menunggu konfirmasi dari Bank Jambi. "Seharusnya bank jambi adalah perseroda. Tapi sampai saat ini Bank jambi belum ada menemui kami," kata Gubernur.

Ojie menjawab jika belum ada kepastian hukum, seharusnya penyertaan modal ke bank jambi (40 Milyar lebih) ditunda dulu. Pernyataan ini langsung disambung Anggota DPRD Provinsi Jambi Kamaluddin Haviz.

"Nanti kita bahas di komisi, banggar. Jangan cari panggung di sini," kata Haviz.

Ia membuat Fauzi emosi. "Saya nggak setuju, kita punya hak yg sama," katanya sambil menepuk meja.

"Ini baru pengantar. Kita dengarkan dulu. Nanti kita bahas lebih lanjut," tambah Evi Suherman.

Selanjutnya Ketua DPRD menutup sidang ini. Selepas sidang ditutup, keduanya tampak masih belum puas.

Keduanya berjalan menuju bangku penonton sidang dibagian belakang. Dan saling berbicara berdua, dan tampak ada salah seorang yang mendorong hingga harus dilerai oleh Kepala BPBD Bachyuni.

Tak puas sampai disitu, keduanya dibawa oleh anggota dewan lainnya keluar ruang sidang. Namun masih tampak terjadi keributan, kali ini Apriodito dari Fraksi Golkar tampak tak tahan dengan sikap Kamaludin Havis. Hingga keduanya kembali dipisahkan. (sm)





Artikel Rekomendasi