Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi di Kalbar



Rabu, 08 September 2021 - 14:48:06 WIB



JAMBERITA.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung serbuan vaksin di wilayah Kalimantan Barat yang digelar di dua tempat yaitu di Ayani Mega Mall dan SMAN 1 Pontianak, Rabu (8/9/2021). 

Dikatakan Kapolri, bahwa pemerintah terus berupaya menekan laju pertumbuhan Covid-19 dengan berbagai langkah. Misalnya dari segi pengendalian yaitu melakukan strategi penerapan PPKM Level 1 hingga 4. 

Mantan Kapolda Banten ini juga mengingatkan, beberapa wilayah di Kalbar yang harus turun harus tetap dengan mendukung Protokol Kesehatan yang ketat. Karena Kapolri, turunnya tingkat PPKM pasti diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat. 

“Kami menyatukan di wilayah Kalbar saat ini ada 10 wilayah yang masuk PPKM Level 3 dan 4 wilayah Level 2, sehingga tentunya kehadiran kelonggaran aktivitas masyarakat. Pasti dengan kelonggaran tersebut ada potensi yang akan meningkatkan laju pertumbuhan Covid sehingga mau tak mau strategi yang bisa menguatkan Prokes,” tuturnya.

Disisi lain, Kapolri melanjutkan, bagaimana upaya memulai vaksinasi sehingga dengan begitu, masyarakat mendapat kekebalan dari serangan virus corona. Karena vaksin ini, merupakan kunci dalam pengendalian Covid sekaligus modal dasar dalam hidup dengan virus tersebut. 

Terkait hal ini, Kapolri meminta agar jajaran Forkompimda Kalimantan Barat agar lebih aktif dalam mengakselerasikan percepatan vaksinasi. 

“Nanti kami komunikasikan agar kiriman dan distribusi vaksin ke Kalbar akan meningkat sehingga persentase yang saat ini berada di angka 19 persen bisa meningkat dan capaian yang dilaksanakan secara nasional,” tegasnya.

Terkait dengannya di SMAN 1 Pontianak, Kapolri mengatakan, dengan memperkuat proses vaksinasi, akan memperkuat kesiapan dari proses kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal itu tentunya harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat disiplin atau ketat.

"Vaksinasi pelajar diharapkan dapat memperkuat kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan menjadikan vaksin sebagai persyaratan bagi pelajar, guru maupun perangkat sekolah. Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi bagi orang tua murid maupun warga sekitar sebagai upaya percepatan vaksinasi sehingga segera mencapai target capaian," paparnya.

Tidak lupa, Kapolri juga mengingatkan meskipun telah mendapat dosis, masyarakat tetap mematuhi Prokes dan mendownload aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya pemantauan kegiatan masyarakat 

Serbuan vaksinasi di Ayani Mega Mall sendiri menargetkan 1.600 masyarakat, sementara di SMAN 1 Pontianak ditargetkan 1.100 pelajar mendapat dosis vaksin. 

Kapolri menjelaskan, berdasarkan data dari Kemenkes RI tanggal 7 September 2021 pukul 18.00 WIB, capaian juta vaksinasi nasional yaitu 33,04 persen dosis 1 dan 18,94 persen dosis 2, dengan total sasaran vaksinasi sebanyak 208,3 orang.

Sedangkan capaian vaksinasi Provinsi Kalimantan Barat yaitu 19,20 persen dosis 1 dan 11,58 persen dosis 2 dengan total sasaran sebanyak 3,8 juta orang.

“Melihat capaian, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, mari bersama berbondong-bondong meluangkan waktu untuk melaksanakan program vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan agar kekebalan komunal dapat segera terwujud,” pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi