Soal Kejadian Berdarah di Lokasi PETI LImun, Ketua HMI Sarolangun Desak Polda Ambil Langkah Tegas



Kamis, 22 April 2021 - 07:28:17 WIB



JAMBERITA.COM, SAROLANGUN - Akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), pertikaian berdarah menyelimuti Sungai Batangsipa Desa Lubukdorong Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun.

Debi Kurniawan Ketua Umum HMI Cabang Sarolangun, menyayangkan kejadian ini. Pasalnya berapa waktu lalu sejumlah OKP telah turun ke jalan menyuarakan persoalan PETI dan mengingatkan pihak kepolisian agar memberhentikan aktivitas PETI.

"Kemarin dalam tuntutan kita jelas agar polres segera mengeluarkan alat berat yang beroperasi di Limun, namun tuntutan itu tidak digubris," katanya. Kamis (22/4/2021)

Lanjutnya, kejadian ini harusnya menjadi cambuk bagi penegak hukum. Berapa banyak lagi yang harus menjadi korban atas aktivitas PETI ini. Menurutnya Kapolda harus mengambil sikap tegas terhadap kejadian ini, jangan sampai memakan korban lagi.

"Dalam hal ini Polda harus tegas, jangan sampai kejadian tragis seperti ini selalu terulang tanpa ada solusi yang kongkrit." Ucapnya.

Kalau berbicara ekonomi, persoalan PETI tidak akan pernah terselesaikan, karena memang pada dasarnya manusia tidak pernah merasa puas. Fungsi pemerintah dan penegak hukum harus menjadi penengah terhadap persoalan PETI.

"Masyarakat awam tidak begitu paham dengan persoalan ini, mereka hanya bisa memanfaatkan alam tanpa memikirkan akibatnya. Dan juga hukum yang dipakai hukum rimba, siapa kuat dia dapat." Bebernya

Sementara itu, dia berharap kasus pembunuhan ini segera terungkap, dan pelaku pembunuhan harus menerima hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

"Harapanya kasus ini segera terungkap, harus ada efek jera terhadap pelaku." Ujarnya

Selain itu, dia ingin Polda turun langsung ke Tempar Kejadian Perkara (TKP). Dan hentikan aktivitas PETI tersebut, semua alat berat harus dikeluarkan serta diamankan.

"Tidak ada lagi toleransi, ini menyangkut nyawa banyak orang." Tutupnya.











loading...