Reses Ramadhan, SAH Ingin Puasa Dijadikan Momentum Memutus Mata Rantai Covid-19



Kamis, 22 April 2021 - 07:18:28 WIB



JAMBERITA.COM- Kepedulian Anggota DPR RI Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) kepada kesehatan masyarakat Jambi, tergambar dari pesannya ketika melakukan reses 17 - 25 April 2021 saat ini.

Dimana hampir setiap kesempatan resesnya, Anggota Komisi Kesehatan DPR RI mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu, puasa di bulan Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk mengokohkan ikkhtiar memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Puasa Ramadhan bukan halangan untuk melakukan kegiatan vaksinasi, tidak menjadi halangan untuk tes usap, dan tidak menjadi halangan untuk menegakkan protokol kesehatan," katanya dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kota Jambi.

Menurut SAH, bulan puasa di bulan Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk terus melakukan langkah-langkah untuk memutus penyebaran COVID-19.

"Puasa Ramadhan itu menjadi momentum terbaik untuk mengokohkan ikhtiar memutus mata rantai COVID-19 dengan ikhtiar lahiriah dan batiniah," jelasnya. 

Dalam hal ini, SAH yang dikenal luas masyarakat sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan kegiatan ibadah di bulan Ramadhan penting tetap dilaksanakan, tapi dilakukan disertai tanggung jawab penegakan protokol kesehatan.

Puasa Ramadhan tetap berjalan sambil terus melakukan kegiatan untuk kepentingan pencegahan COVID-19 dengan cara deteksi melalui tes seperti antigen dan dengan cara vaksinasi.

Apalagi menurutnya, MUI juga sudah mengeluarkan fatwa bahwa melakukan vaksinasi serta tes rapid tidak akan membatalkan puasa selama bulan Ramadhan.

"Maka vaksinasi sebagai salah satu ikhtiar untuk kepentingan memutus mata rantai COVID-19 dengan mewujudkan herd immunity di tengah masyarakat, itu bukan hanya soal tanggung jawab kita sebagai warga negara tetapi juga tanggung jawab sebagai umat beragama," pungkasnya.(*/sm)

 











loading...