Dirreskrimsus Polda Jambi Juga Sapa Warga Sekitar Agar Tidak Lakukan Aktivitas Ilegal Driling



Rabu, 07 April 2021 - 20:21:23 WIB



JAMBERITA.COM - Tim gabungan Polda Jambi kembali melakukan penertiban dengan menutup Sumur Ilegal di Desa Bungku Kabupaten Batanghari dengan mengerahkan ratusan personel dan beberapa unit alat berat ke lokasi.

Penertiban tersebut dilaksanakan selama 20 hari yang dimulai sejak (1/4) kemarin hingga (20/4) mendatang. Selain menerjunkan 180 personil petugas juga menerjunkan alat berat untuk pemotong pipa baja.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan, sebelum dilakukannya Operasi Ilegal Drilling dilaksanakan simultan meliputi tahapan kegiatan preemtif (sosialisasi, edukasi).

"Kegiatan preventif (patroli, penjagaan), kegiatan disruptif (penertiban sumur ilegal), penegakan hukum (penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku illegal drilling dari rantai bisnis produksi, revinery, transportir, dan end user, terutama pemodal," ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Sigit menjelaskan, opetasi tersebut tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga berkolaborasi dengan pemda, TNI, SKK Migas untuk mencari solusi permanen dan menyiapkan langkah mitigasi bagi masyarakat terdampak melalui penyiapan bantuan langsung maupun program padat karya.

"Proses penutupan sumur dilakukan dengan manual maupun bantuan alat berat," katanya. 

Sedangkan pemotongan tiang canting, penutupan lubang sumur dan bak seller, diikuti dengan perataan tanah yang bertujuan sebagai rehabilitasi awal bagi tanah di lokasi operasi, sambung Alumni Akpol angkatan 99 tersebut.

"Tidak hanya itu saja, hari ini saya bersama Pak Bupati Batanghari, Kajari, Kodim 0415/Bth serta perwakilan Pertamina juga berbincang bersama masyarakat yang ada disekitar lokasi Ilegal Drilling mendengarkan dan mensosialisasikan untuk tidak melakukan aktivitas ilegal driling," terangnya. 

"Intinya kita dari Polda Jambi bersama Forkompinda akan memberikan solusi bagi masyarakat," jelasnya.(afm)









loading...