Kapolri Dilantik, Bareskrim Polri Langsung Tahan Politikus Hanura Kasus Ujaran Kebencian



Rabu, 27 Januari 2021 - 14:39:17 WIB



JAMBERITA.COM - Kapolri baru Jendral Pol Listyo Sigit Probowo resmi dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Menyusul pelantikan, Bareskrim Polri juga langsung menunaikan janji Listyo Sigit saat Fit end Proper Test di Komisi III DPR RI waktu lalu dengan menahan politikus Hanura Ambroncius Nababan yang menjadi tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi, mewanti-wanti masyarakat dalam menggunakan media sosial (Medsos) sebab, Polri tak akan segan-segan untuk menindak tegas mereka yang sengaja membuat ujaran untuk membuat perpecahan.

"Seperti yang disampaikan pimpinan Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam fit and proper test pekan lalu, bahwa Polri akan membedakan penanganan ujaran kebencian yang penyelesaiannya masih bisa dilakukan lewat teguran, dengan ujaran kebencian yang bersifat memecah belah. Tak ada toleransi bagi pihak-pihak yang dengan sengaja membuat ujaran untuk memecah belah," tegasnya.

Pihaknya dari Siber Bareskrim memastikan akan tetap menghormati kebebasan berbicara masyarakat karena itu adalah hak konstitusional setiap warga negara. Namun mereka juga mengingatkan kepada semua pihak, agar berhati-hati dalam 'bermain jari'. "Jangan sampai membuat sebuah postingan yang mengarah kepada perpecahan bangsa khususnya menjurus pada persoalan suku, agama, ras dan antargolongan," terangnya.

Untuk diketahui, sikap rasisme yang ditujukan politisi Partai Hanura Ambrosius Nababan terhadap eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendapat kecaman dari berbagai kalangan. Ambrosius lewat akun media sosial menuliskan bahwa vaksin sinovac itu dibuat untuk manusia, bukan untuk gorila apalagi kadal gurun.

"Karena menurut UU gorila dan kadal gurun tidak perlu divaksin. Paham?" demikian bagian kutipan tulisan Ambrosius yang pernah menjadi caleg Hanura pada Pileg 2019 dengan daerah pemilihan Papua tersebut. Tulisan Ambrosius disertai dengan foto Natalius Pigai.(*/afm)

 










loading...