Intruksi Kapolda, Tim Gabungan Polres Muaro Jambi Gasak Pengeboran Minyak Ilegal



Kamis, 14 Januari 2021 - 18:46:28 WIB



JAMBERITA.COM- Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo intruksikan jajaran nya mengasak aktivitas pengeboran minyak ilegal (Ilegal driling) untuk dilakukan tindakan di Desa Bukit Subur, Kecamatanan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto melalui Kasubag Humas AKP Amradi membenarkan adanya penindakan aktifitas Illegal Drilling (pengeboran minyak illegal) di  Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan Kab. Muaro Jambi oleh Tim Gabungan.

"Tim dari Polres Muaro Jambi, Sat Brimob Polda Jambi, Dit Samapta Polda Jambi dan Denpom II/2 Jambi. Pada Kamis 14/01," ujarnya, Kamis (14/1/2021).

Sebelum pelaksanaan kegiatan dilaksanakan, apel kesiapan penindakan aktifitas Illegal Drilling, dipimpin oleh Kapolres AKBP Ardiyanto, dan diikuti oleh Kabag Ops Polres Muaro Jambi Kompol A Yani, Kasat Lantas Akp M. Firdaus, Danramil 13 Mestong Kapten Inf. Udi Iswanto.

Kasat Intelkam Polres Muaro Jambi Iptu Razali, Kasat Reskrim Iptu Khoirunas, Denpom II/2 Jambi Lettu CPM Yolli Stepen Pusung. Kapolsek Sungai Bahar Iptu M. Suaib. Kapolsek Mestong Iptu Shirlen Noviani, Kapolsek Jaluko Iptu Irwan,  Padal Dit Samapta Polda Jambi Ipda M. Sapuan, dan personil Polres Muaro Jambi sebanyak 65 Personil.

"Diback up oleh Personil BKO Dit Samapta Polda Jambi sebanyak 21 Personil, Personil Denpom II/2 Jambi sebanyak 9 Personil, dan Personil BKO Sat Brimob Polda Jambi sebanyak 30 Personil," jelasnya.

Kapolres meminta kepada Personil BKO Brimob Polda Jambi untuk melakukan pengamanan di lokasi aktifitas Illegal Drilling (pengeboran minyak illegal) selama kegiatan penindakan berlangsung.

"Antisipasi aksi penolakan dan unjuk rasa dari masyarakat sekitar yang pro dan pelaku Illegal Drilling (pengeboran minyak illegal)," terangnya.

Kapolres juga meminta Personil Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Muaro Jambi untuk menghitung jumlah sumur Illegal Drilling yang akan dilakukan penindakan.

"Personil yang terlibat penindakan untuk merobohkan pondok yang ada di lokasi Illegal Drilling dan mengangkut barang bukti yang ada dan paling penting untuk selalu mematuhi protokol kesehatan antisipasi penyebaran virus covid-19," jelasnya.

Jumlah Sumur Illegal Drilling yang ditutup sebanyak 47 (empat puluh tujuh) Sumur, dengan rincian, di RT.04 Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan, untuk jumlah sumur yang ditutup sebanyak 9 (sembilan) sumur.

"RT.08 Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan, untuk jumlah sumur yang ditutup sebanyak 38 (tiga puluh delapan) sumur dan di Pondok kayu di lokasi RT.08 Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan, untuk pondok kayu yang dirobohkan sebanyak 19 (sembilan belas) pondok kayu," ungkapnya.

Atas penindakan hari ini diamankan Barang Bukti berupa,  (empat) mesin robin,  1 (satu) buah drum plastic. 6 (enam) buah pipa air, 10 (sepuluh) lembar seng,  1 (satu) karung kabel listrik, 1 (satu) buah selang mesin robin panjang 2 meter, 14 (empat belas) buah pipa steger.

"1 (satu) gulung kabel warna hijau, 3 (tiga) unit mesin air, 3 (tiga) buah kerekan, 1 (satu) buah tedmond 1 (satu) buah selang air panjang 6 meter," pungkasnya.(afm)











loading...