Panen Ikan di Sungai Batang Tebo Mulai Berlimpah, Warga: Terimakasih Pak Kapolda



Senin, 11 Januari 2021 - 10:40:39 WIB



JAMBERITA.COM- Sikap tegas Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo terhadap aksi illegal Minning dan Illegal Drilling perlahan menampakkan hasil yang dirasakan masyarakat.

Pasalnya, hasil panen ikan dari Sukam masyarakat Dusun Pelayang Kecamatan Batin II Pelayang Kabupaten Bungo sudah mulai berlimpah ruah.

Rio Peninjau, Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo, Afrizal menyatakan, terutama dirinya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat kecamatan Batin II Pelayang bersatu, tua muda, jantan (Laki-Laki) dan betina (perempuan) bersatu pengen aliran sungai Batang Tebo lebih baik.

"Mari sama sama kita lihat, hasil panen masyarakat Sukam Pelayang berlimpah luar biasa banyaknya, kedepan mari kita sama-sama menjaga Batang Tebo, karena milik kita bersama sama," terangnya terlihat dari sebuah video yang menunjukan banyaknya ikan.

Untuk itu mereka dari Dusun Pelayang Batin II mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Kapolres Bungo, Bupati Bungo, semua unsur terkait telah bersatu padu perang terhadap hama perusak hulu Batang Tebo khususnya wilayah Tanah Tumbuk, Pelayang dan Limbur.

"Sekali lagi kami berharap, sangat sangat terima kasih karena tanpa perjuangan kita bersama Batang Tebo tidak akan bening, insya Allah mulai hari ini Batang Tebo lumayan bagus, sudah bersih dan panen masyarakt juga sudah melimpah," jelasnya.

Forum Peduli Hijau Bungo juga mengapresiasi langkah cepat pihak terkait terhadap pelaku PETI terutama yang menggunakan excavator dan dompeng sehingga sungai kembali asri dan ikan pun berkembang biak.

Sebelumnya, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan pihaknya akan melaksanakan pendataan dan beberapa tempat sudah ditutup."Mungkin mereka sudah dengar kalau kita mau melaksanakan operasi," katanya, saat masih berada di Sarolangun kemarin, Minggu (10/1/2021).

Kendati demikian, Irjen Pol A Rachmad Wibowo menegaskan akan terus memantau, apabila mereka kembali beroperasi lagi maka itu dipastikan akan ditindak secara tegas. "Mereka sudah tahu bahwa itu tindak pidana, siapa tahu mereka kucing-kucing an. Yang kita tindak, bukan hanya yang di lapangan tapi sampai dengan ke pemodalnya," jelasnya.

Irjen Pol A Rachmad Wibowo menututurkan bahwa yang bekerja di lapangan, mungkin hanya sebatas mencari makan, tetapi yang menikmati keuntungan yang lebih besar itu adalah pemodal.(*/afm)











loading...