Vaksinasi Covid-19 Tertunda, SAH: Tak Apa Yang Penting Masyarakat Aman



Selasa, 24 November 2020 - 05:56:51 WIB



JAMBERITA.COM- Tertundanya Vaksinasi COVID-19 di Indonesia akhir tahun ini, mendapat tanggapan dari Anggota DPR RI Komisi Kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH). Berbicara di Jambi Kandidat Doktor Ilmu Ekonomi tersebut mengatakan hal itu dikarenakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus menunggu izin emergency use of authorization (EUA).

"BPOM masih menunggu sejumlah data yang belum bisa dilengkapi hingga bulan Desember mendatang. Data tersebut meliputi seluruh pelaporan uji klinis vaksin COVID-19 tahap 1 dan 2 Sinovac, analisis interim, dan data keamanan vaksin COVID-19 50 persen," Ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut. 

Namun SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan pemberian izin EUA yang mundur dari rencana awal minggu ketiga Desember 2020, justru dilakukan untuk keamanan masyarakat, meski diperkirakan EUA baru bisa dikeluarkan minggu ketiga Januari 2021.

"Saya menilai ini positif saja, tertunda sebulan agar benar - benar aman, karena pemerintah tak mau juga masyarakat jadi kelinci percobaan dengan disuntik vaksin yang belum lolos uji klinis, jadi ini murni untuk keamanan masyarakat," jelasnya di Jambi (23/10) kemarin. 

Apalagi menurut SAH, informasi dari Brasil bahwa mereka tidak bisa memberikan data lengkap, juga Sinovac tidak bisa memberikan data yang kita minta, sehingga semuanya tidak lengkap, dan berdasarkan data sementara ini tentu BPOM tidak bisa memberikan emergency use authorization pada Desember 2020, jelasnya.

"Suatu penggunaan obat atau vaksin yang masih dalam tahap pengembangan tetapi sudah cukup memiliki data terkait dengan mutu, sehingga aman bagi masyarakat," tandasnya.(*/sm)

 











loading...