Wakil Ketua DPRD Minta Pihak Terkait Transparan Hasil Swab



Jumat, 30 Oktober 2020 - 14:16:46 WIB



JAMBERITA.COM - Bertambahnya angka pasien positif Covid-19 Dikabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, dalam sepekan ini menimbulkan spekulasi curiga dikalangan masyarakat sendiri. Pasalnya, dari 104 pasien yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Tanjab Barat, tidak ada yang menerima secara resmi bukti uji swab.

Hal inipun membuat Sebagian besar pasien kebingungan, sebab dari hasil vonis positif terhadap mereka tidak disertai hasil tertulis dari tim medis. Bahkan, di akui sebagian pasien yang tanpa gejala, dari rapid tesnya non reaktif, namun hasil uji swebnya malah positif.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Tanjab Barat, H Taharuddin yang juga salah satu pasien Covid-19 Tanjabbar di konfirmasi melalui Ponselnya membenarkan jika dirinya tidak menerima bukti hasil uji swab secara tertulis dari medis yang menu bukan hasil positif.

“Saya pribadi juga sejauh ini tidak menerima bukti hasil swabnya secara tertulis. Saya hanya menerima rilis nama dari gugus tugas provinsi,” ungkapnya.

Dia mengakui, Jika saat ini Kabupaten Tanjab Barat berada di peringkat dua terbanyak di Provinsi Jambi setelah Kota jambi.

Yang menerima lansung bukti swabnya adalah dinkes. Saya sendiri saat ini isolasi mandiri di rumah,” jelasnya

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, Ahmad Jahfar meminta pihak terkait untuk transparan. Dan bukti uji swab harus di perlihatkan ke pasien agar tidak timbul kecurigaan dari masyarakat.

Jangan sampai masyarakat mencurigai ada suatu permainan karena anggaran untuk pasien covid ini sangat besar,” ujarnya.

Selain itu, Jahfar juga menegaskan pihak terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan Harus terbuka, Pasien yang di nyatakan positif wajib mengetahui hasilnya.

“Jangan sampai ada kesan mempositifkan masyarakat, hanya untuk mendapat keuntungan pribadi atau agar kucuran anggaran semakin besar untuk instansi terkait,” pungkasnya. (Henky)











loading...