SAH: Kita Perlu Lebih Tegas Lagi Jalankan Protokol Kesehatan



Kamis, 17 September 2020 - 09:58:03 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) memberi tanggapan tentang angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia melebihi rata-rata angka kematian di dunia.

"Saya ikuti perkembangan jumlah kasus meninggal akumulasi 8.965 atau 4 persen dan angka 4 persen ini masih di atas rata-rata kasus meninggal dunia 3,16 persen," ungkap SAH di Jambi (16/9) kemarin.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini kondisi tersebut adalah pekerjaan rumah bersama agar bisa menurunkan angka kematian lebih rendah dari angka dunia.

Dalam hal ini, Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan pemerintah harus lebih tegas dalam menegakkan protokol kesehatan.

"Saya pikir kuncinya adalah menegakkan protokol kesehatan secara disiplin, pemerintah harus lebih tegas dalam menjalankan ini, kita tidak boleh mentolerir kerumunan yang mendatangkan orang banyak," ungkapnya.

Harapan SAH, ini merujuk data perkembangan kasus harian COVID-19 pada 15 September 2020, penambahan kasus positif 3.507.

"Dan jumlah kasus aktif adalah 55 ribu persentase 24,4 persen di mana kasus aktif dunia adalah 24,57 persen," jelasnya.

"Sedangkan jumlah kasus sembuh total mencapai 161.065 atau 71,6 persen," tambahnya lagi.

Yang merisaukan, kasus positif mingguan pada 1 minggu terakhir jumlah kasus corona mengalami kenaikan 10,4 persen, dan 5 kenaikan kasus tertinggi terjadi di Aceh naik 69,3 persen atau dari 423 jadi 716, disusul Jateng naik 52,7 persen dari 1.566 menjadi 2.391.

Sedangkan Riau sebesar 41,4 persen naiknya dari 846 menjadi 1.196. Keempat adalah Jabar naik 19,5 persen dari 1.585 menjadi 1.894. Kelima DKI Jakarta naik 5,2 persen dari 7.294 menjadi 7.674.

Dimana menurutnya ini gambaran kita belum menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, perlu upaya yang lebih tegas, edukasi yang lebih massif, agar angka penularan dan kematian bisa rendah, tandasnya.(*/sm)









loading...