Setelah Kantor Satpol PP, ULP dan Kantor Perizinan Juga Digeledah



Kamis, 30 Juli 2020 - 14:29:50 WIB



JAMBERITA.COM, MERANGIN- Guna melengkapi bahan 4 orang tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin terus melakukan barang bukti.

Pantauan awak media, setelah pengeledahan di kantor Satpol PP, Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) dan kantor Perizinan Merangin itu juga digeledah Rabu (29/7/20).

Hal itu terkait penetapan 4 orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian Linmas di Dinas Satpol PP 2018 berapa waktu lalu.

 

Pengeledahan itu langsung dikomadoi Kajari Merangin Martha Parulina Berliana dan didampingi Kasi Pidsus Arliansyah dan Kasi Intel Taufik.

Pada penggeledahan di kantor Satpol PP dan ULP ini Kejari membawa puluhan dokumen 30 dokumen dari kantor Satpol PP, tiga dokumen dari ULP dan dua dokumen dari perizinan.

Hal itu dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Arliansyah saat dikonfirmasi, mengatakan pengeledahan dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi pakaian dinas Linmas 2018.

"Pengeledahan ini terkait dugaan tindak pidana pakaian dinas Linmas pada tahun 2018. Guna melengkapi tidak lanjut, kami melakukan pengeledahan dan mengambil dokumen yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut kurang lebih 30 dokumen," jelasnya

Untuk penggeledahan ULP dijelaskan Kasi Pidsus berkaitan dengan pemenangan lelang pengadaan.  Sementara penggeledahan di kantor perizinan berkaitan dokumen izin perusahaan yang melakukan pengadaan.

"Tiga dokumen dari ULP terkait pemenangan lelang dan dua dokumen kita bawa dari kantor perizinan terkait dokumen perusahaan yang dimenangkan," ujar Kasi Pidsus.

Terkait kasus itu, dikatakan Arliansyah sudah 52 orang saksi sudah mintai keterangan.
"Untuk saksi 52 orang sudah kita mintai keterangan. sekarang masih ada proses selanjutnya," tuntasnya. (oli)









loading...